Breaking News:

Berita Kudus

Kisah Susilowati Anak Buruh Tani Kudus, Gapai Mimpi Raih Gelar Doktor Pendidikan di Unnes

Kisah Susilowati Anak Buruh Tani Kudus, Gapai Mimpi Raih Gelar Doktor Pendidikan di Unnes. jadi dosen tapi tetap memberi les privat untuk anak sd-smp

Editor: yayan isro roziki
Dok Pribadi Susilowati
Susilowati (31) warga Dukuh Mijen RT 1/RW 10‎ Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, anak seorang buruh tani yang sukses menyelesaikan program Doktoral Manajemen Kependidikan di Unnes, Senin (30/8/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Berangkat dari keluarga buruh tani di Dukuh Mijen RT 1/RW 10‎ Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, tak menyurutkan niat Susilowati, untuk merai pendidikan setinggi mungkin.

Kini, Susilowati telah menuntaskan pendidikan jenjang strata tiga (S3) atau program doktoralnya di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Jenjang pendidikan sarjana (S1) dan magisternya (S2) juga diperoleh dari kampus yang sama.

Bahkan, Susilowati (31) satu-satunya anak dari sembilan bersaudara yang mampu menempuh pendidikan hingga S3.

Sedangkan delapan saudara lainnya, kebanyakan tidak mampu menuntaskan pendidikan sekolah dasar karena tidak ada biaya.

"Yang lulus SD dan SMP hanya dua orang, kakak saya yang lainnya nggak lulus SD," jelas ‎lulusan program doktoral Ilmu Kependidikan itu.

Dia menceritakan, ayahnya Parwi, yang bekerja sebagai buruh tani menjadi penyemangatnya untuk menimba ilmu.

Meskipun dari pekerjaan ayahnya, Susi tak pernah berharap untuk dapat membantunya menyelesaikan biaya perkuliahan.

"Saya kerja sambil kuliah untuk membayar biaya kuliah."

"Orangtua nggak mungkin karena pendapatan dari buruh tani cuma Rp35 ribu sehari," ujar dia.

‎Jadi mumpung masih muda, dia bertekad kuliah hingga S3 karena memang punya angan-angan harus sudah mendapat gelar doktor pada usia 30-an.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved