Breaking News:

Berita Pekalongan

Ratusan Pengendara di Kota Pekalongan Terjaring Razia Swab Antigen

Biasanya swab antigen massal secara acak dilakukan di Monumen Juang Pekalongan pada malam hari, kali ini Satgas Covid-19 Kota Pekalongan

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/INDRA DWI PURNOMO
Suasana rapid antigen di Mataram, Kota Pekalongan 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Biasanya swab antigen massal secara acak dilakukan di Monumen Juang Pekalongan pada malam hari, kali ini Satgas Covid-19 Kota Pekalongan menggelar swab acak di Jalan Wilis, Podosugih, Kecamatan Pekalongan Barat bagi masyarakat, Senin (30/8/2021).

Dalam kegiatan tersebut ratusan pengendara yang melintas di jalan tersebut terjaring swab antigen massal.

Nirmala Sekar Tunjung (19) warga Kabupaten Batang mengaku mendukung kegiatan tersebut agar pandemi bisa segera usai.

"Sudah tiga kali saya ikut swab dan alhamdulilah negatif terus. Saya juga tidak takut ketika akan diswab karena saya merasa sehat dan demi kepentingan bersama," kata Nirmala kepada Tribunjateng.com.

Nirmala berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menekan penyebaran virus corona dan aktivitas bisa kembali normal lagi.

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid yang turut memantau kegiatan tersebut mengatakan, bahwa pelaksanaan swab test secara acak untuk masyarakat Kota Pekalongan pada pagi hari ini merupakan pertama kali digelar kembali setelah sebelum-sebelumnya sering dilakukan pengambilan sampel pada malam hari yang terpusat di beberapa titik diantaranya Monumen Djoeang 45 dan Masjid Pringlangu. 

"Swab hari ni baru pertama kali kita lakukan pada pagi hari, biasanya pada malam hari terus.

Selama kita lakukan di Monumen Djoeang 45 dan Masjid Pringlangu alhamdulillah semuanya kondusif.

Dalam arti dari 200 sampel yang diambil paling hanya 1 orang, atau 300 sampel hanya 2 yang reaktif."

"Hari ini ada 497 yang dilakukan tes swab, alhamdulillah hanya satu yang positif," katanya.

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan mengungkapkan, jika hasil dari swab ini juga baik dan tidak banyak masyarakat yang reaktif, maka harapannya Kota Pekalongan bisa turun dari zona orange menjadi zona kuning dan masuk ke level 2.

Pihaknya menambahkan, kegiatan swab massal juga akan digencarkan di empat kecamatan di Kota Pekalongan demi memaksimalkan tracking kondisi covid-19 di Kota Pekalongan.

"Kita juga saat ini masih persiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), semoga jika semuanya lancar dan kasusnya terkendali, PTM maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya bisa segera dibuka," tambahnya.

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved