Breaking News:

Berita Batang

Bupati Wihaji Instruksikan RT di Kabupaten Batang Buat Aturan Prokes

Bupati Batang Wihaji menilai kesadaran masyarakat Kabupaten Batang dalam penerapan Protokol Kesehatan sudah cukup baik.

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji saat melakukan penilaian lomba kampung Zero Covid-19 di Desa Pucanggading, Kecamatan Bandar, Selasa (31/1/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG -  Bupati Batang Wihaji menilai kesadaran masyarakat Kabupaten Batang dalam penerapan Protokol Kesehatan sudah cukup baik.

Meski begitu, masih harus terus diingatkan agar tetap patuh dan menjadi kebiasaan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Untuk itu, Bupati Wihaji menginstruksikan seluruh Rukun Tetangga (RT) yang ada di wilayahnya untuk membuat aturan tersendiri.

"Saya sudah keluarkan instruksi agar setiap RT membuat aturan terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai kearifan lokal," ujarnya saat melakukan penilaian lomba kampung Zero Covid-19 di Desa Pucanggading, Kecamatan Bandar, Selasa (31/1/2021).

Dikatakannya, kondisi Pandemi Covid-19 akan berlangsung cukup lama, sehingga memerlukan upaya berkelanjutan dari seluruh lapisan masyarakat untuk membiasakan diri dengan pola kehidupan baru. 

Seperti pembiasaan mengenakan masker saat beraktifitas, mencuci tangan dan juga menjaga jarak.

"Kebiasaan baru ini yang harus benar-benar ditanamkan di masyarakat, untuk itulah, RT sebagai ujung tombak dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 harus mempunyai aturan yang disepakati bersama dalam upaya pencegahan tersebut sehingga nantinya akan muncul pula kesadaran untuk mentaatinya," jelasnya.

Menurutnya, saat ini masyarakat lebih takut dengan orang atau petugas dibandingkan dengan aturan. 

Warga akan patuh pada aturan Prokes saat ada petugas yang mengawasi, namun jika tidak ada, maka mereka akan berlaku seenaknya. 

Karena itulah diperlukan kesepakatan bersama, minimal di tingkat RT, sehingga semua warga bisa ikut mengawasi.

"Aturan itu bisa mencakup segala aktivitas sehari-hari yang melibatkan warga, seperti saat ada hajatan, maka sudah ada kewajiban memakai masker menyediakan tempat cuci tangan, dan ada jaga jarak atau batasan undangan, dari aturan itu agar patuh harus disertai sanksi tentu atas kesepakatan  bersama," pungkasnya.

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved