Breaking News:

Berita Pendidikan

Begini Cara Tenaga Pendidik SMKN 1 Kandeman Batang Optimalkan Kompetensi Peserta Didik

Begini Cara Tenaga Pendidik SMKN 1 Kandeman Batang Optimalkan Kompetensi Peserta Didik

Penulis: dina indriani | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Dina Indriani
Ilustrasi peserta didik saat mengikuti pelajaran di sekolah. 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas membuat sejumlah pendidik di lingkungan SMKN 1 Kandeman berupaya mengoptimalkan kompetensi peserta didik.

Peserta didik kelas XII akan mendapatkan perhatian lebih maksimal, mengingat dalam waktu dekat akan mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK). 

Kegiatan UKK tersebut akan dilaksanakan oleh LSP-P1.

Kepala SMKN 1 Kandeman, Suyanta mengatakan sekolah memperoleh izin untuk menghadirkan peserta didik sebesar 30 persen dari jumlah keseluruhan 1.492 siswa.

“Jadi sebanyak 498 siswa bisa dihadirkan di sekolah, dengan peraturan per harinya 50 persen  kelas XII, 25 persen kelas XI dan 25 persen kelas X,” jelasnya, Kamis (2/9/2021).

Dijelaskannya, tujuan siswa kelas XII dihadirkan lebih banyak, agar mereka lebih mempunyai kesiapan dalam menempuh Uji Kompetensi Keahlian.

“Nantinya setelah UKK ini selesai, insyaallah jumlah peserta didik yang akan dihadirkan secara ideal. Yakni jumlah yang merata antara siswa kelas X-XII,” ujarnya 

Sementara itu, untuk lama pembelajaran, peserta didik hanya memiliki waktu 2 jam, mulai pukul 08.00-10.00 WIB.

“Seragam yang dipakai siswa kelas XI dan XII, adalah ideal, artinya saat pelajaran teori memakai OSIS dan saat praktik ya memakai seragam yang ditentukan,” ujarnya.

Sedangkan siswa kelas X, karena belum mempunyai seragam SMK, maka disepakati bersama bagi anak yang telah memiliki seragam bisa dipakai, namun bagi yang belum dipersilakan memakai pakaian bebas rapi.

“Bebas rapi di sini artinya baju, celana kain dan bersepatu serta penampilan rambut rapi, bukan memakai kaos dsn celana jeans,” imbuhnya.

Ia menambahkan, sarana prasarana sudah dipersiapkan dengan baik, seperti cairan antiseptik disediakan cukup, masker cadangan juga sudah disediakan, tempat cuci tangan telah disediakan di masing-masing kelas.

Para pendidik juga diminta untuk memanfaatkan PTM semaksimal mungkin, karena waktu pembelajaran di tatanan kenormalan baru sangat berharga. 

“Jadi sebaiknya sebelum siswa datang, guru sudah hadir 5 menit sebelum PTM dimulai sehingga anak-anak akan langsung mengikuti PTM baik teori maupun praktik dengan lancar,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved