Breaking News:

Kriminal dan Hukum

Korban Dukun Palsu di Tegal Hamil 5 Bulan, Dinodai Sejak Usia 17 Tahun, Polisi Ungkap Modus Pelaku

Korban Dukun Gadungan Hamil 5 Bulan, Dinodai Sejak Usia 17 Tahun, Polisi Ungkap Modus Pelaku. dukun cabul dukun palsu cabuli korban anak di bawah umur

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Desta Leila Kartika
Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at, menunjukkan sebagian barang bukti yang digunakan pelaku Djaeni alias Zeni sebagai sarana penunjang untuk melakukan aksi pencabulan kepada SA, hingga 19 kali sampai membuat korban hamil 5 bulan, Kamis (2/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Satreskrim Polres Tegal berhasil mengungkap kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh dukun gadungan bernama Djaeni alias Zeni.

Dukun palsu itu mencabuli SA, sejak korban berusia 17 tahun, hingga kini berusia setahun lebih tua dan tengah hamil lima bulan.

Polisi pun menangkap dan mengungkap modus pelaku dalam melancarkan aksinya.

Satreskrim Polres Tegal merilis kasus pencabulan anak di bawah umur ini di halaman Mapolres setempat, Kamis (2/9/2021).

Perbuatan bejat tersebut, diakui pelaku sudah dilakukan sejak September 2020 sampai April 2021.

Adapun modus yang dilakukan pelaku, awalnya ia mengaku sebagai dukun atau paranormal yang mampu menyembuhkan penyakit dan memperlancar rejeki korban.

Namun untuk bisa mewujudkan keinginan korban, pelaku memberikan persyaratan yaitu korban harus melakukan ritual dengan cara berhubungan intim layaknya suami isteri dengan pelaku.

Kepada korban, pelaku mengatakan dalam tubuh SA terdapat penyakit lambung dan liver sehingga harus segera disembuhkan.

Akhirnya korban tergiur dan mengikuti keinginan pelaku, bahkan yang membuat tidak habis pikir perbuatan cabul tersebut sudah dilakukan sebanyak 19 kali hingga menyebabkan korban SA hamil lima bulan.

"Awalnya korban sempat menolak, namun pelaku mengancam akan menyengsarakan keluarga korban."

"Selain itu, korban juga diiming-imingi jika bersedia berhubungan badan dengan pelaku maka akan mendapat pekerjaan yang menghasilkan banyak uang."

"Akhirnya korban mengikuti keinginan tersangka bahkan 19 kali sampai membuatnya hamil lima bulan," ungkap Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at, pada Tribunpantura.com.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved