Breaking News:

Berita Slawi

Buka Pembinaan Bela Negara, Wabup Tegal Singgung Soal Korupsi dan Kedaulatan Kesehatan

Ihwal Kesadaran Bela Negara, Wabup Tegal Singgung Perilaku Koruptif dan Kedaulatan Kesehatan

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: yayan isro roziki
Humas Pemkab Tegal
Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, saat membuka acara Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Pendopo Amangkurat, Kamis (2/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI – Sikap antikorupsi untuk mencegah terjadinya praktik korupsi merupakan wujud nyata kesadaran bela negara. 

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, saat membuka acara Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Pendopo Amangkurat, Kamis (2/9/2021).

Ardie menuturkan sikap antikorupsi sangat penting ditanamkan sebagai landasan sikap mental dan perilaku bangsa Indonesia dalam mengatasi berbagai persoalan.

Misalnya, kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, dan ketergantungan.

Menurutnya, tindak pidana korupsi (tipikor) termasuk pungutan liar (pungli) merupakan kejahatan luar biasa yang mengancam kedaulatan bangsa. 

“Korupsi dapat merusak pondasi kekuatan bangsa dan menjauhkan rakyat dari kesejahteraan,” kata Ardie, dalam rilis yang diterima Tribunpantura.com, Jumat (3/9/2021). 

Sementara ketertinggalan yang terjadi pada bangsa Indonesia harus secepatnya dikejar.

Pendemi global Covid-19 telah membuka kesadaran akan kedaulatan bangsa Indonesia yang belum sepenuhnya mampu diraih.

Salah satunya di bidang kesehatan di mana ketergantungan pada pasokan impor obat-obatan, vaksin, reagen, dan alat kesehatan lainnya masih tinggi.

“Dari segi internal kesehatan sesungguhnya negara kita masih belum sepenuhnya berdaulat, masih tertinggal, dan belum mandiri."

"Sehingga di sini kita masih harus berjuang lebih keras, bekerja lebih hebat lagi,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved