Breaking News:

Berita Pekalongan

PAUD Berlayanan Holistik Integratif, Upaya Pemkot Pekalongan Siapkan Generasi yang Sakpore

Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya menyebutkan, penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas dengan layanan

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
IST
Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya (tengah) saat memberikan sambutan pada bimbingan teknis pengembangan anak usia dini holistik integratif bagi pendidik PAUD Kota Pekalongan bertempat di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Rabu (1/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya menyebutkan, penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas dengan layanan Holistik Integratif (HI) adalah upaya pemerintah dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan dapat mewujudkan anak PAUD yang SAKPORE (Smart, Amanah, Kreatif, Optimis, Dan Religius).

Hal tersebut diungkapkan, saat menghadiri bimbingan teknis pengembangan anak usia dini holistik integratif bagi pendidik PAUD Kota Pekalongan bertempat di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Rabu (1/9/2021).

"Guru PAUD harus selalu belajar dan menjadi guru pembelajaran yang tidak lelah mencari ilmu baru dari berbagai media.

Saya apresiasi kepada guru PAUD yang penuh kesabaran, keikhlasan, dan cinta kasih mendidik anak usia dini."

"Harapannya kegiatan ini mewujudkan anak PAUD yang SAKPORE (Smart, Amanah, Kreatif, Optimis, Dan Religius)," kata Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (2/9/2021).

Selain itu, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, PAUD merupakan periode emas sekaligus masa kritis yang menentukan keberhasilan kualitas anak di masa depan.

"Anak juga harus dilindungi dari kekerasan, penelantaran anak, maupun eksploitasi dimanapun anak berada.

Keterlibatan seluruh komponen sangat di perlukan baik antara pihak sekolah, keluarga, dan pemerintah agar tujuan dari pembelajaran PAUD holistik integratif bisa terwujud," ujarnya.

Inggit juga mengingatkan, meskipun saat ini Pemkot Pekalongan menyelenggarakan PTM secara terbatas, namun protokol kesehatan harus tetap dilakukan secara ketat.

Pendidik juga harus beradaptasi dengan situasi saat ini.

Sementara itu, Kabid Pembinaan PAUD dan pendidikan non formal (PNF) Ahmad Husni menyampaikan bahwa dalam menuwujudkan sumber daya yang berkualitas harus dimulai sejak dini.

Layanan atas hak anak harus diberikan secara holistik integratif atau menyeluruh, sehingga generasi cerdas, unggul, dan religius bisa diwujudkan di masa depan.

"Kami berikan kapasitas dan kapabilitas yang baru bagi pengelola dan pendidik di satuan PAUD.

Layanan anak tidak hanya memperhatikan aspek pendidikan, namun juga kesehatan, gizi, perlindungan, dan pengasuhan agar generasi kita unggul di masa depan," katanya. 

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved