Berita Nasional

17 Bulan Kartu Prakerja, Denni Purbasari: The First Government Startup, Ubah Wajah Layanan Publik

17 Bulan Kartu Prakerja, Denni Purbasari: The First Government Startup, Ubah Wajah Layanan Publik

Dok Kartu Prakerja
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari. 

“Iterasi atau perbaikan kami lakukan dengan mendengarkan suara konsumen secara terus-menerus, baik melalui komentar di media sosial maupun contact center Prakerja,” urainya.

Denni memberi contoh, begitu ada sebuah masalah teknis ditangkap oleh contact center, maka tim Operasi dan Teknologi berusaha secepat mungkin menyelesaikan persoalan itu.

“Tim Operasi dan Teknologi ini ‘DNA’-nya start up. Mereka biasanya langsung merespon dan dipastikan tidak akan tidur sebelum persoalan selesai,” ungkapnya.

Karena kerja keras itu, hasil survei terbaru Ipsos, sebuah lembaga riset global dari Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa dari berbagai program bantuan yang diberikan pemerintah, Proakerja merupakan program bantuan yang paling banyak didapatkan masyarakat dan paling dianggap bermanfaat.

Untuk memastikan pelatihan yang disediakan bervariasi, Manajemen Pelaksana bermitra dengan ratusan lembaga pelatihan.

“Prakerja menghidupkan pasar peningkatan keterampilan. Antar badan usaha saling bersaing memberikan layanan dan harga terbaik bagi konsumen,” jelas Denni.

Hasil survey BPS menunjukkan bahwa 91 persen peserta mengatakan keterampilan kerja mereka meningkat.

Hal ini selaras dengan evaluasi Manajemen Pelaksana dimana skor pre-test peserta meningkat dari awalnya 59 menjadi 73 pada saat post-test.

Cara baru melamar pekerjaan

Pada kesempatan ini, Denni Purbasari memaparkan bahwa ekosistem Kartu Prakerja sudah bekerja sama dengan dua job portal untuk memberikan fitur ‘job recommendation’ di dashboard masing-masing peserta.

“Misalnya, seorang penerima Kartu Prakerja menyelesaikan pelatihan desain grafis, maka ia akan menerima informasi lowongan pekerjaan di bidang itu di dashboard-nya,” urainya.

“Di situ ada sepuluh besar lowongan pekerjaan yang paling dicari. Terus diperbarui dari bulan ke bulan dan dibreakdown sampai provinsi,” kata Deputi Bidang Ekonomi Kepala Staf Kepresidenan 2015-2020 ini.

Untuk saat ini, sepuluh besar pekerjaan paling dicari yang tercantum pada ‘Tren Rekrutmen’ www.prakerja.go.id diduduki antara lain bidang penjualan ritel, pemasaran/pemgembangan bisnis, IT-perangkat lunak, akuntansi umum/pembiayaan, penjualan-korporasi, personalia, perbankan dan staf administrasi umum.

Dengan fitur baru berupa informasi lowongan dan trend pekerjaan secara digital, Program Kartu Prakerja mengubah kebiasaan lama banyak pencari kerja, yang selama ini mengirim lamaran pekerjaan berupa kertas tercetak dikemas dalam amplop coklat berdasarkan informasi dari mulut ke mulut.

“Tentu saja, menggunakan cara konvensional seperti itu, upaya seorang pencari kerja tak akan menemui hasil optimal dan sangat berbeda dibandingkan jika melamar pekerjaan secara digital melalui job platform."

"Pola-pola adaptasi baru dengan teknologi seperti inilah yang Prakerja kenalkan kepada angkatan kerja kita,” pungkas Denni. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved