Breaking News:

Berita Kendal

700 Siswa SMPN 2 Boja Kendal Divaksin, Dibagi 3 Tahap Libatkan 16 Nakes, Kepsek: Harus Seizin Ortu

700 Siswa SMPN 2 Boja Kendal Divaksin, Dibagi 3 Tahap Libatkan 16 Nakes, Kepsek: Harus Seizin Ortu

Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
SMPN 2 Boja
Sejumlah pelajar di SMPN 2 Boja Kabupaten Kendal mengikuti vaksinasi Covid-19, Senin (13/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Sebanyak 700 siswa SMPN 2 Boja, Kabupaten Kendal mengikuti vaksinasi Covid-19 pada, Senin (13/9/2021).

Proses penyuntikan vaksin dilakukan dalam 3 tahap dengan melibatkan 16 tenaga kesehatan Puskesmas Boja.

Kepala SMPN 2 Boja, Hartanto mengatakan, jumlah pelajar di sekolahnya mencapai 750 orang. 

47 di antaranya sudah divaksin, 700 siswa mengikuti vaksinasi pada hari ini, dan sisanya vaksinasi susulan.

"Dari Forkopimcam, kita dapat jatah 700 dosis vaksin."

"Syaratnya siswa mendapat persetujuan orangtua dan dalam kondisi sehat," tuturnya. 

Hartanto berharap, vaksinasi pelajar ini bisa menambah keyakinan orangtua dengan mengizinkan siswanya mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. 

Dengan vaksinasi pula, imunitas siswa akan meningkat dalam menghadapi pandemi Covid-19. 

"PTM terbatas di SMPN 2 Boja sudah berlangsung 2 pekan. Pelaksanaannya dipantau langsung selama 2 jam pembelajaran. Sebelum itu juga dilakukan screening di halaman depan sekolah," terangnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi menerangkan, capaian vaksinasi pelajar di Kendal saat ini mencapai 17 persen.

Artinya, baru 6.000 siswa dari total 35.800 pelajar SMP sederajat dengan usia di atas 12 tahun.

Pihaknya terus mendorong satuan pendidikan agar pro aktif mengajukan vaksinasi pelajar kepada puskesmas masing-masing.

Dengan harapan, semua pelajar sudah tervaksin saat PTM sudah bisa dibuka lebar nantinya.

"Kita sudah koordinasi dengan Dinkes melalui puskesmas masing-masing. Dan sudah mulai jalan (vaksinasi pelajar, red) di setiap puskesmas sejak minggu lalu dengan capaian saat ini 17 persen," terang Wahyu. (Sam)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved