Breaking News:

Berita Pekalongan

Damkar Inspeksi Rutan dan Lapas di Pekalongan, Ada Apa?

Damkar Inspeksi Rutan dan Lapas di Pekalongan, Ada Apa? proteksi dan antisipasi kebakaran inspeksi sarpras pemadam kebakaran

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: yayan isro roziki
Diskominfo Kota Pekalongan
Damkar Kota Pekalongan melakukan inspeksi mendadak sarana dan prasarana (sarpras) proteksi kebakaran ke Lapas Kelas II A Pekalongan dan Rutan Kelas IIA Pekalongan, Senin (13/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Kebakaran yang terjadi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang membuat Pemerintah Kota Pekalongan melalui Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP setempat sigap melakukan pemeriksaan atau inspeksi mendadak sarana dan prasarana (sarpras) proteksi kebakaran ke Lapas Kelas II A Pekalongan dan Rutan Kelas IIA Pekalongan, Senin (13/9/2021).

Kasatpol PP Kota Pekalongan Sri Budi Santoso mengatakan hasil inspeksi yang digelar, dari 8 APAR yang ada di Lapas Kelas IIA Pekalongan 2 diantaranya dalam kondisi berfungsi baik, namun 6 sisanya perlu pemeliharaan rutin.

"Harapannya APAR harus ada di setiap blok yang terpisah dan kondisinya wajib berfungsi, artinya berisi sesuai jenisnya baik powder, gas, detergen. Sehingga jika ada kejadian kebakaran bisa langsung digunakan."

"Disamping apar harus berisi, alatnya juga berfungsi dengan baik. Disisi lain, SDM juga harus memiliki kemampuan mengoperasikan alat tersebut," kata Kasatpol PP Kota Pekalongan Sri Budi Santoso.

Menurutnya, tujuan dari inspeksi sarana dan prasarana proteksi kebakaran di Lapas Kelas IIA dan Rutan Kelas IIA Pekalongan untuk mencegah terjadinya insiden kebakaran serupa seperti di Lapas Kelas I Tangerang yang menewaskan lebih dari 40 warga binaan.

Sehingga dengan kolaborasi ini, diharapkan kejadian kebakaran di lingkungan Lapas maupun Rutan di Kota Pekalongan tidak terjadi.

"Kami cek satu per satu dan menguji kelayakan sarpras serta sistem proteksi kebakaran yang terpasang terhadap kecukupan dan kehandalan berdasarkan standart (Nasional dan Internasional) yang berlaku, misalnya mulai dari rumah pompa hydrant, bak penampungan air untuk hydrant pemadam api, tekanan air di hydrant, fungsi dari alat sensor deteksi asap, jumlah pemadam api ringan (APAR), hingga sistem tanda bahaya kebakaran (Fire Alarm System) di setiap ruangan dan blok hunian," ujarnya.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Pekalongan Agus Heryanto menjelaskan, bahwa pasca insiden kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas IA Tangerang, pihaknya telah melakukan upaya-upaya preventif dalam penanganan mitigasi bencana kebakaran.

"Di antaranya, petugas melakukan trolling dan pengawasan rutin di masing-masing blok hunian, menyiapkan sistem pengamanan serta SOP di Lapas Kelas IIA Pekalongan yang sudah berjalan dengan baik," katanya.

Selain itu, Kalapas menambahkan pihaknya juga melakukan penambahan pemasangan alarm untuk meminimalkan resiko adanya kebakaran.

"Kami sudah memasang alarm dari masing-masing blok hunian. Jadi, jika masing-masing blok terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, masing-masing kamar bisa menekan tombol alarm tersebut."

" Tujuannya memberikan informasi kepada petugas, agar sigap dan tanggap melakukan langkah-langkah penanganannya," imbuhnya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved