Breaking News:

Berita Jateng

14.762 Mahasiswa di Jateng Bisa Dapat Bantuan Potongan UKT Semester Gasal

Di tengah pandemi, tidak sedikit orangtua mahasiswa yang mengalami permasalahan finansial untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Sekretaris LLDIKTI Wilayah VI, Dr Lukman 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Di tengah pandemi, tidak sedikit orangtua mahasiswa yang mengalami permasalahan finansial untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Pemerintah berupaya agar tidak ada mahasiswa yang putus kuliah karena tidak mampu membayar uang kuliah.

Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali memberikan bantuan atau beasiswa UKT.

Penerima manfaat bantuan UKT ini adalah mahasiswa aktif yang orangtua atau penanggung biaya kuliahnya mengalami kendala finansial karena terdampak pandemi covid-19, sehingga tidak sanggup membayar UKT semester Gasal tahun akademik 2021/2022.

Di Jawa Tengah, berdasarkan data di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) VI ada sebanyak 357.520 mahasiswa. Sedangkan mahasiswa aktifnya sebanyak 223.437 orang, mahasiswa nonaktif berjumlah 33.388. Sisanya merupakan mahasiswa baru.

"Ada sebanyak 14.762 jumlah penerima beasiswa atau bantuan UKT perguruan tinggi swasta di wilayah LLDIKTI VI pada semester gasal," kata Sekretaris LLDIKTI Wilayah VI, Dr Lukman saat sosialisasi terkait beasiswa UKT dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) secara daring, Senin (13/9/2021).

Pimpinan perguruan tinggi diberikan kewenangan untuk menentukan penerima bantuan UKT. Sasaran penerima tidak mengikat terhadap penerima pada semester sebelumnya namun tetap dapat menjadi prioritas sasaran.

Namun demikian, tidak semua mahasiswa menerima bantuan UKT. Ada beberapa mahasiswa yang diprioritaskan untuk menerima bantuan UKT tersebut.

Syarat mahasiswa penerima bantuan UKT:

1. mahasiswa yang orangtuanya mengalami kendala finansial karena pandemi dan tidak sanggup membayar UKT semester gasal.
2. mahasiswa yang tidak sedang dibiayai program beasiswa lainnya yang membiayai UKT baik secara penuh atau sebagian.
3. mahasiswa yang sudah menerima bantuan UKT pada semester sebelumnya dan masih memenuhi syarat dan kelayakan menerima bantuan.
4. mahasiswa yang memiliki besaran biaya UKT1 (besaran maksimal Rp 500 ribu) dan UKT2 (besaran antara Rp500 ribu-Rp 2juta).
5. mahasiswa atau PT yang berasal dari wilayah khusus atau wilayah terpencil.
6. mahasiswa dari daerah yang terdampak langsung bencana, peserta Program Keluarga Harapan (PKH), pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), mahasiswa dari panti sosial, serta mahasiswa dari keluarga dengan pendapatan kotor orangtua maksimal Rp4 juta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved