Breaking News:

Berita Pekalongan

Lanching 'Jalan Cerdas', Internet Gratis untuk Masyarakat di Pekalongan, Ini Pesan Bunda Literasi

Lanching 'Jalan Cerdas', Internet Gratis untuk Masyarakat di Pekalongan, Ini Pesan Bunda Literasi Inggit Soraya

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Indra Dwi Purnomo
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid bersama Bunda Literasi Inggit Soraya saat melaunching internet gratis 'Jalan Cerdas' di perpustakaan Pelita II. 

Internet Gratis 'Jalan Cerdas' di Launching, Inggit : Edukasi dan Pengawasan Harus Dilakukan

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan kembali melakukan inovasi.

Kali ini, bekerjasama Dinas Kominfo serta Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) meresmikan jaringan layanan internet gratis di Perpusmas Cerdas (Jalan Cerdas), Selasa (14/9/2021).

Internet gratis 'Jalan Cerdas' merupakan, layanan internet gratis di perpustakaan II yang diperuntukkan bagi masyarakat, khususnya wilayah Kuripan, Kertoharjo tanpa harus datang ke perpustakaan Pelita II.

Layanan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam, mengakses informasi dan bahan bacaan secara digital maupun pada saat pembelajaran secara daring.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dalam sambutannya mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Dinarpus.

Menurutnya, di masa pandemi, pengguna internet pada sektor digital meningkatkan.

Peluang ini yang dimanfaatkan oleh Dinarpus untuk meningkatkan kegemaran membaca di kalangan pelajar dan masyarakat.

"Perkembangan digital ini luar biasa. Sehingga, butuh komitmen bersama untuk menyatukan persepsi."

"Bagaimana agar eksistensi perpustakaan tetap banyak diminati."

"Seperti, layanan mobile perpustakaan, launching perpustakaan pelita II, upaya inilah yang dilakukan untuk meningkatkan peran perpustakaan," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid kepada Tribunpantura.com.

Sementara itu, Bunda Literasi Inggit Soraya mengatakan, dengan berkembangnya literasi digital, keluarga memiliki peran tidak hanya memberikan fasilitas perangkat tekhnologi informasi.

Namun, peran edukasi dan pengawasan terhadap anak harus dilakukan untuk memfilter berbagai informasi yang diterima secara digital.

"Dengan pendampingan orang tua, mudah-mudahan dapat meminimalkan efek negatif dari penggunaan media digital," katanya.

Inggit berpesan, masyarakat dapat betul-betul memanfaatkan dan mampu beradaptasi dengan perubahan digital agar kualitas dari masyarakat bisa lebih maju.

"Harapannya, internet ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan bijak oleh masyarakat."

"Di era yang serba digital ini, membaca buku tidak lagi harus datang secara langsung ke perpustakaan."

"Melainkan dapat secara online," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved