Breaking News:

Berita Pekalongan

Airlangga Sebut Anggaran KUR Naik Rp32 Triliun, Ingatkan Wali Kota Pekalongan soal Bunga Pinjaman

Airlangga Sebut Anggaran KUR Naik Rp32 Triliun, Ingatkan Wali Kota Pekalongan soal Bunga Pinjaman

Tribunpantura.com/Indra Dwi Purnomo
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan di 'Optimasi Penyaluran Dalam Meningkatkan Kesejahteraan dan Pemulihan Ekonomi', Kamis (16/9/2021). 

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, anggaran penyaluran KUR naik Rp32 triliun, dari sebelumnya Rp253 triliun kini menjadi Rp285 triliun. Airlangga juga mengingatkan Wali Kota Pekalongan ihwal bunga pinjaman yang disubsidi pemerintah.

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Selama pandemi Covid-19 ekonomi masyarakat mengalami penurunan, terlebih para pelaku usaha kecil menengah banyak yang terhenti usahanya.

Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk mendongkrak perekonomian.

Salah satunya dengan menyediakan program kredit usaha rakyat (KUR)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, meski di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini untuk penyalurahan KUR secara nasional terus tumbuh.

Sebelumnya, pemerintah hanya menyalurkan KUR sebanyak Rp253 triliun, sementara untuk tahun ini pemerintah menggelontorkan dan senilai Rp285 triliun untuk membantu para UMKM dalam meningkatkan usahanya.

"Tercatat bahwa kredit di sektor UMKM terus tumbuh, platform KUR yang semula Rp253 triliun dan sekarang naik menjadi Rp285 triliun secara nasional."

"Di Pekalongan ini usaha menengah kecilnya banyak yang mengambil KUR," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada Tribunpantura.com usai menghadiri acara 'Optimasi Penyaluran Dalam Meningkatkan Kesejahteraan dan Pemulihan Ekonomi', Kamis (16/9/2021).

Sementara untuk bunga KUR yang dibebankan oleh peminjam hanya 3% hingga bulan Desember 2021, karena ada subsidi dari pemerintah.

"Untuk bunga tahun ini 3 persen dan seluruhnya disubsidi oleh pemerintah."

"Tadi saya bicara dengan Pak Wali untuk diingatkan, bahwa masyarakat yang mengambil kredit KUR untuk bunganya hanya 3 persen,"imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, upaya pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi dan UMKM itu yaitu dengan menyalurkan KUR.

"Dulu pemerintah hanya menyalurkan KUR sebanyak Rp253 triliun, sementara untuk tahun ini pemerintah menggelontorkan dan senilai Rp285 triliun untuk membantu para UMKM dalam meningkatkan usahanya."

"Sampai bulan ini sudah tersalur Rp190 triliun."

"Jadi tentunya masih banyak yang masih kita salurkan untuk UMKM."

"Bunga KUR yang dibebankan oleh peminjam hanya 3 persen hingga bulan Desember 2021, karena ada subsidi dari pemerintah," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved