Breaking News:

Berita Pekalongan

9.090 CPNS Pemkot Pekalongan akan Mengikuti Tes SKD di Udinus, BKPPD: Terbagi Selama 10 Hari

9.090 CPNS Pemkot Pekalongan akan Mengikuti Tes SKD di Udinus, BKPPD: Terbagi Selama 10 Hari

Dok Humas Pemkot Tegal
Ilustrasi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - 9.090 orang calon pegawani negeri sipil (CPNS) Kota Pekalongan yang sudah dinyatakan lolos administrasi, akan menjalani tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), mulai Selasa (21/9/2021).

Ribuan orang CPNS tersebut memperebutkan 527 formasi yang ada.

Para CPNS tersebut akan menjalani tes SKD di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

"Peserta CPNS yang akan mengikuti tes SKD sebanyak 9.090 peserta dari 527 formasi."

"Pelaksanaannya terbagi selama 10 hari, dan untuk lokasi tesnya di Udinus Semarang," kata Kepala BKPPD Kota Pekalongan Budiyanto, Senin (20/9/2021).

Menurutnya, dalam satu hari terdapat tiga sesi yang dimulai pukul 08.00 WIB.

Nantinya, dalam satu sesi berjumlah 280 peserta dengan pelaksanaan wajib mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

"Satu hari itu dibagi tiga sesi di antaranya pukul 08.00 WIB, 11.00 WIB, dan 14.00 WIB."

"Sehingga, dalam sehari ada sekitar 840 peserta yang mengikuti tes SKD," ujarnya.

Budiyanto menjelaskan secara keseluruhan, aturan dan ketentuan selama SKD berlangsung, sama dengan ketentuan penyelenggaraan tes CPNS di tahun-tahun sebelumnya.

Hanya saja karena kondisi pandemi maka aturan protokol kesehatan akan diperketat, di antaranya membawa dokumen kesehatan meliputi surat swab, surat vaksin, dan deklarasi sehat.

"Kami kepada para CPNS untuk betul-betul mempersiapkan persyaratan dengan baik sebelum mengikuti ujian."

"Salah satunya berkaitan dengan protokol kesehatan dalam bentuk dokumen, yang perlu disiapkan seperti kartu vaksinasi, surat negatif Covid-19 hingga mengenai aturan pakaian," jelasnya.

Pihaknya mengungkapkan, Pemkot Pekalongan telah memberikan fasilitasi kepada CPNS yang merupakan warga kota Pekalongan maupun yang mendaftar di pemkot Pekalongan yakni berupa layanan vaksin dan tes swab gratis.

"Untuk Vaksin di RSUD Bendan. Sedangkan, layanan tes swab kami sudah berkoordinasi dengan Dinkes setempat melalui puskesmas terdekat," ungkapnya

Pihaknya menambahkan, jika ada peserta yang menunjukan hasil tes swab positif, maka diharuskan untuk segera melapor ke panitia agar dapat dijadwalkan ulang.

"Artinya hak setiap CPNS tidak akan hilang, apabila ada peserta yang hasil tes swabnya positif," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved