Breaking News:

Berita Tegal

Pemkot Tegal Beri Bantuan Dana Hibah ke Takmir Masjid, Guru TPQ hingga Rohaniawan

Pemerintah Kota Tegal memberikan bantuan dana hibah untuk tenaga keagamaan melalui Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal. 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
IST
Penandatanganan perjanjian hibah dana bantuan untuk tenaga keagamaan di Rumah Dinas Pringgitan Balai Kota Tegal, Selasa (21/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Pemerintah Kota Tegal memberikan bantuan dana hibah untuk tenaga keagamaan melalui Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal. 

Dana hibah tersebut senilai Rp 4,7 miliar, tepatnya Rp 4.760.280.000. 

Bantuan tersebut merupakan apresiasi kepada tenaga keagamaan yang sudah berlangsung sejak 2015. 

Peruntukannya antara lain untuk guru TPQ, guru MDA, guru ngaji, lebe, takmir masjid dan mushola, dan rohaniawan. 

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono secara langsung menandatangani perjanjian hibah dana bantuan di Rumah Dinas Pringgitan Balai Kota Tegal, Selasa (21/9/2021). 

"Bantuan harus tepat sasaran, bagi mereka yang berhak, sekaligus dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang ada," katanya dalam rilis yang diterima tribunjateng.com. 

Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal, Akhmad Farkhan mengucapkan, terimakasih atas perhatian Pemerintah Kota Tegal kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang berkecimpung di bidang keagamaan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tegal, Zaenal Asikin menyampaikan, mulai 2019, apresiasi kepada tenaga keagamaan dilaksanakan melalui mekanisme hibah kepada Kantor Kementerian Agama Kota Tegal.

Karena urusan agama merupakan urusan absolut yang merupakan kewenangan dari pemerintah pusat.

Rincian hibah tersebut terdiri dari Rp 2,37 miliar untuk kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Tegal.

Seperti untuk guru TPQ, guru madrasah diniyah, guru pondok pesantren, peringatan hari santri, perkemahan santri diniyah, dan biaya operasional kegiatan. 

Kemudian senilai Rp 2,38 miliar untuk kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Tegal. 

Seperti untuk guru ngaji, lebe atau modin, marbot masjid dan mushola, takmir masjid dan mushola, rohaniawan, dan biaya operasional kegiatan. 

Ia mengatakan,  penandatanganan naskah perjanjian hibah tersebut merupakan salah satu berkas yang harus dilengkapi penerima hibah untuk melakukan pencairan. 

"Sesuai mekanisme, masih ada proses yang harus di lakukan sampai dengan pencairan dan di salurkan kepada penerima," ungkapnya. 

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved