Breaking News:

Berita Slawi

Ini Langkah Pemkab Tegal Antisipasi Munculnya Klaster PTM, Swab Random hingga Genjot Vaksinasi

Ini Langkah Pemkab Tegal Antisipasi Munculnya Klaster PTM di Sekolah, Swab Random hingga Genjot Vaksinasi

Tribunpantura.com/Desta Leila Kartika
Suasana pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) hari pertama di SMPN 1 Slawi, Kamis (12/8/2021). Terlihat siswa sedang mendengarkan penjelasan dari guru dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Munculnya klaster pembelajaran tatap muka (PTM) di lingkungan sekolah, misalnya yang terjadi di Kabupaten Jepara, Blora, Purbalingga, dan Kota Semarang, mendapat perhatian khusussejumlah kalangan,  tak terkecuali dari Bupati Tegal Umi Azizah.

Sejumlah langkah dilakukan Pemkab Tegal untuk mengantisipasi munculnya klaster PTM di sekolah.

Di antaranya menggencarkan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar, yang sejauh ini baru terlaksana sekitar 30,1 persen dari target sasaran.

Selain itu, Pemkab Tegal melalui dinas terkait juga sedang menggencarkan tes atau tracing acak ke beberapa sekolah untuk mengetahui apakah ada penularan Covid-19 atau tidak.

"Selain terus menggenjot vaksinasi Covid-19 bagi pelajar, kami juga sudah melakukan tes acak tepatnya mulai tanggal 23 September dan terus berkelanjutan."

"Nantinya tiap sekolah diambil beberapa sampel siswa untuk melakukan tes Covid-19, Alhamdulillah untuk siswa SMP hasilnya semua menunjukkan negatif," jelas Bupati Tegal Umi Azizah, pada Tribunpantura.com, Minggu (26/9/2021).

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Winarto menuturkan, sejauh ini pihaknya selalu melakukan monitoring berlangsungnya pembelajaran tatap muka (PTM) bekerja sama dengan tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Tegal.

Sedangkan untuk antisipasi terjadinya penularan Covid-19 di sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal bersama gugus tugas Covid-19 melakukan tracing acak kepada pelajar.

Adapun sekolah yang sudah melaksanakan tracing yaitu SMPN 1 Margasari, SMPN 1 Adiwerna, SMPN 5 Adiwerna, SMPN 2 Dukuhwaru, SMPN 3 Warureja, SMPN 4 Adiwerna, SMPN 3 Margasari, SMPN 1 Balapulang, SMPN 2 Warureja, SMPN 1 Pagerbarang, dan SMPN 2 Pagerbarang.

"Hasil tracing di beberapa sekolah tersebut semua menunjukkan negatif Covid-19."

"Kami akan terus melakukan tracing sebagai langkah antisipasi selain kami juga terus melakukan vaksinasi Covid-19," jelas Winarto.

Sebelumnya, Winarto mengungkapkan, sekolah di Kabupaten Tegal yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SMP negeri dan swasta sebanyak 118 sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved