Breaking News:

Berita Slawi

Bupati Tegal Umi Azizah : UMKM Harus Lebih Unggul, Maju dan Berdaya Saing

Dalam rangka membangun dan mengembangkan kehidupan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang lebih unggul, maju, berdaya

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DESTA LEILA KARTIKA
Bupati Tegal Umi Azizah, saat meluncurkan program UMKM go digital dan meresmikan UMKM Center, berlokasi di Trasa Mart Co Working Space, Senin (27/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Dalam rangka membangun dan mengembangkan kehidupan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang lebih unggul, maju, berdaya saing, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas, Pemkab Tegal luncurkan program UMKM go digital dan meresmikan UMKM Center, Senin (27/9/2021).

Hadir langsung untuk meresmikan UMKM Center yang berlokasi di Trasa Mart Co-Working Space, Bupati Tegal Umi Azizah, Kepala DisdagkopUKM Kabupaten Tegal Suspriyanti, Direktur Utama PT Kasyr Sibernetika Indonesia Edi Kurniawan, perwakilan OJK Tegal, dan pejabat lainnya.

Dalam prosesnya, Pemkab Tegal tidak sendiri melainkan bersinergi dengan PT Kasyr Sibernetika Indonesia, start-up yang bergerak di bidang teknologi dan aplikasi yang memberi dukungan pelaku UMKM khususnya di Kabupaten Tegal. 

Nantinya pelaku UMKM di Kabupaten Tegal diberikan pemahaman dan pengenalan media sosial sebagai pemasaran, metode transaksi, sampai bagaimana pelaku UMKM mengelola bisnisnya supaya jauh lebih baik lagi.

"Jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Tegal saat ini mencapai 144.302 pelaku usaha.

Sehingga harapannya dengan peluncuran program UMKM go digital dan peresmian UMKM center bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, terlebih kami juga menjalin kerja sama dengan PT Kasyr.

Kedepan UMKM tidak biasa-biasa saja atau jalan di tempat terlebih di era teknologi seperti sekarang ini," ungkap Umi, pada Tribunjateng.com.

Setelah ini, lanjutnya, pelaku UMKM akan dimapping atau diseleksi manakah yang sudah layak atau belum.

Adapun bisa dikatakan layak di antaranya harus sudah memenuhi pangan industri rumah tangga (PIRT), dari sisi kesehatan, produk layak jual atau tidak, packaging (pengemasan), dan lain-lain.

Nah untuk pendampingannya dibantu dari PT Kasyr Sibernetika Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved