Breaking News:

Bisnis dan Keuangan

Anjloknya Harga Telur Ayam Imbas Lesunya Pasar Ayam Pedaging, Begini Penjelasan Perernak Tegal

Harga Telur Ayam Anjlok, Mandor Ternak Cemara Sewu Tegal: Imbas Lesunya Pasar Ayam Pedaging ayam potong

Tribunpantura.com/Desta Leila Kartika
Mandor Peternakan Ayam Petelur Cemara Sewu Arif Andri Asmoko, sedang mengambil telur ayam di tiap kandang yang berlokasi di Desa Pagerwangi, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Selasa (28/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Belakangan ini harga jual telur ayam di tingkat peternak mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Bahkan sempat di angka Rp15 ribu per kilogram, padahal harga normalnya kisaran Rp20 ribu - Rp21 ribu per kilogram.

Fenomena anjloknya harga telur ayam bahkan terjadi merata di beberapa daerah di Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Tegal.

Menurut Mandor Peternakan Ayam Petelur Cemara Sewu, Arif Andri Asmoko, turunnya harga jual telur ayam dipengaruhi dropnya minat ayam potong di tengah masyarakat.

Sehingga sebagian besar peternak beralih ke ayam petelur.

Imbasnya karena semua beralih ke ternak ayam petelur otomatis stok telur semakin melimpah sehingga harga mengalami penurunan.

Arif tidak menampik, ternak ayam petelur yang ia kelola pun terkena imbas dari anjlok nya harga telur di pasaran meskipun imbasnya tidak terlalu terasa.

Adapun ternak ayam petelur yang Arif kelola berlokasi di Desa Pagerwangi, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

"Kalau di tempat kami harga terendah pernah di angka Rp15.600 per kilogram."

"Ya tetap ada imbasnya (kerugian) ke kami, tapi tidak terlalu besar istilahnya masih bisa menopang."

"Sementara biasanya kami bisa menghasilkan sampai 50 ribu butir telur per hari," ungkap Arif, saat ditemui Tribunpantura.com, Selasa (28/9/2021).

Dikatakan, peternakan ayam petelur Cemara Sewu Desa Pagerwangi sudah ada sejak tahun 2005 atau tepatnya 16 tahun yang lalu dan mampu bertahan hingga sekarang.

Sedangkan untuk lokasi yang Arif kelola terdapat 13 kandang ayam dengan luas lahan sekitar 2 hektar. 

Untuk jumlah ayam petelur nya sendiri keseluruhan kurang lebih sekitar 43 ribu ekor ayam. 

Customer selain warga lokal Kabupaten Tegal dan Pemalang, tapi juga sampai wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Harga jual telur ayam saat ini Rp18 ribu per kilogram, kemarin sempat di angka Rp15 ribu, kemudian naik Rp17 ribu, dan sekarang Rp18 ribu."

"Padahal idealnya harga telur ayam Rp21 ribu - Rp22 ribu per kilogram."

"Bisa saya katakan harga saat ini adalah titik terendah," jelasnya. (dta)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved