Breaking News:

Opini

Opini Idham Cholid: 'Gerakan Masyarakat' Kenapa Mesti Cari Panggung?

Opini Idham Cholid: 'Gerakan Masyarakat' Kenapa Mesti Cari Panggung? Ketua Umum Jayanusa; Pembina Komunitas Pedagang Kecil (Kompak) Wonosobo

Istimewa
Ketua Umum Jayanusa; Pembina Komunitas Pedagang Kecil (Kompak) Wonosobo, Idham Cholid. 

Oleh Idham Cholid |Ketua Umum Jayanusa; Pembina Komunitas Pedagang Kecil (Kompak) Wonosobo

Kali ini saya akan "bermusik". Jangan salah, jujur saja, saya sebenarnya paling gak bisa nyanyi. Saya hanya penikmat saja. Ini pun tergolong pasif.

Bermusik, bagi saya, menghayati lagu dan liriknya. Paling tidak, tau juga siapa yang membawakannya.

Kalau ditanya, jenis musik apa yang disuka? Hampir semua genre musik saya suka. Kalau dangdut, tentu Rhoma Irama. Dari kecil juga sudah sering nonton film-filmnya.

Yang lain? Pokoknya yang berkarakter. Baik lagu, lirik, maupun karakter suara penyanyinya. Sangat banyak jika disebutkan. Salah satunya, Ahmad Albar.

Dia tergolong musisi sepuh, seumuran dengan Rhoma Irama, yang saya kagumi. Usianya kini sudah menginjak 75 tahun.

Tentu bukan hanya karena dia seorang habib, di mana sejak kecil saya selalu diajarkan untuk "mencintai" habaib.

Bukan pula karena dia mempunyai ayah sambung bernama Jamaludin Malik (ayah kandung Camelia Malik), tokoh NU pelopor perfilman nasional dan penggagas FFI. Bukan sekadar karena soal ke-NU-an itu.

Panggung Sandiwara

Halaman
1234
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved