Breaking News:

Berita Slawi

Berikut Ini Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Tegal yang Diambil Sumpahnya

Sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintah Kabupaten Tegal melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah atau

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
IST
Bupati Tegal Umi Azizah, saat melantik pejabat pimpinan tinggi pratama lingkungan pemerintah Kabupaten Tegal, berlokasi di Pendopo Amangkurat, Rabu (29/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintah Kabupaten Tegal melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan, berlokasi di Pendopo Amangkurat, Rabu (29/9/2021).

Setidaknya ada 11 pejabat yang melakukan pengambilan sumpah jabatan.

Dalam sambutannya, Bupati Tegal Umi Azizah menyampaikan, pelantikan dalam rangka rotasi dan mutasi jabatan ini bisa disikapi wajar karena struktur organisasi pemerintahan di era open government, era reformasi birokrasi sifatnya dinamis. 

Dibentuk dan disusun berdasarkan tuntutan kebutuhan birokrasi dalam memberikan pelayanannya secara cepat, tepat, dan adaptif, mampu menyesuaikan kebijakannya dengan perubahan lingkungan global yang sangat cepat karena perkembangan teknologi informasi. 

Sebagai elite birokrasi di Kabupaten Tegal, Umi berpesan, pejabat dituntut mampu mengembangkan kapasitas dan kompetensinya, termasuk kemampuannya dalam beradaptasi dan berkolaborasi karena problem yang dihadapi selalu lintas sektor.

"Prinsip, kita harus bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Sementara masyarakat yang kita layani sudah banyak berubah dari pola pikirnya, cara kerja, dan komunikasinya," tutur Umi, pada Tribunjateng.com, Rabu (29/9/2021). 

Umi mengungkapkan, di era digital, era internet of things ini, komunikasi dengan lembaga penyedia layanan publik tidak lagi terbatas waktu dan jam kantor. 

Tapi bisa kapan saja, dari mana saja karena sudah ada aplikasi seperti form digital, aplikasi iOS, dan android, termasuk dokumen yang selama ini harus hardcopy, difotocopy, sekarang cukup digital yang dienkripsi dengan registrasi ataupun tanda tangan digital. 

Contohnya sertifikat vaksin, tidak perlu dicetak dan untuk menunjukkan keasliannya ada alat pemindai yang kompatibel dengan perangkat yang sehari-hari dibawa yaitu smartphone.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved