Berita Jateng

Bupati Dian Minta Warga Desa di Jepara Harus Bisa Kelola Sampah

Kesehatan lingkungan pedesaan harus terjaga.  Saat ini kondisi pedesaan mengalami ketertinggalan multidimensi.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muh radlis
IST
Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan sambutan saat rapat koordinasi peningkatan kesehatan lingkungan desa, di Pendopo RA Kartini, Rabu (29/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, JEPARA - Kesehatan lingkungan pedesaan harus terjaga. 

Saat ini kondisi pedesaan mengalami ketertinggalan multidimensi.

Untuk itu Bupati Jepara Dian Kristiandi memberikan perhatian terkait masalah ini.

Menurutnya, desa sebagai unsur penyangga dan garda terdepan dalam pelaksanaan pembangunan. Maka desa harus diperhatikan.

Dia mengajak masyarakat desa meningkatkan derajat kesehatan lingkungannya. 

Pria yang akrab disapa Andi itu menuturkan pada masa pandemi seperti ini busa menjadu sarana untuk melakulan evaluasi terhadap derajat kesehatan lingkungan masyarakat desa.

Rakor ini, kata Bupati, menjadi penting terutama di masa pandemi ini karena mampu menjadi sarana untuk melakukan evaluasi terhadap derajat kesehatan lingkungan masyarakat desa. 

“Dengan tema membangun kesadaran masyarakat dalam mewujudkan Jepara sehat dan bersih memang sangat relevan dengan kondisi Jepara saat ini,” imbuh Andi, saat rapat koordinasi di Pendopo RA Kartini, Rabu (29/9/2021).

Andi menambahkan, sudah sekitar satu setengah tahun berada di masa pandemi, tentu sudah berkali-kali melakukan edukasi kepada masyarakat tentang upaya pencegahan mellaui pelaksanaan protocol kesehatan. 

“Namun demikian, tidak semua masyarakat terutama di pelosok pedesaan mengerti dengan baik dan benar,” ujar dia.

Lebih lanjut dia mengungkapkan jika selain persoalan pandemi, saat ini juga maish dihadapkan dengan persolan kesehatan lainnya seperti kasus demam berdarah, HIV/AIDS, stunting hingga angka kematian ibu dan bayi.

“Terkait dengan kesehatan lingkungan, kita dihadapkan pada sampah yang telah menjadi persoalan global, terutama sampah plastik,” jelas Andi.

Menurut Andi masalah ini perlu sinergi bersama antara pemerintah kabupaten, desa serta semua elemen.

Terkait sampah, perlu ditingkatkan kesadaran dan tanggungjawab terhadap kualitas pengelolaan sampah. 

“Masyarakat harus dilibatkan secara aktif untuk berperan dalam penanganan sampah.

Jangan hanya dibuang sembarangan, tetapi harus merubah sudut pandang masyarakat bahwa sampah tidak selayaknya dibuang percuma, namun memiliki nilai guna dan manfaat,” pintanya.

Andi dalam rakor ini juga berpesan agar semua elemen bersama-sama melakukan tindakan preventif terhadap berbagai potensi permasalahan kesehatan yang mungkin muncul. 

“Lakukan koordinasi secara aktif dengan unsur pemeirntah yang lebih atas serta dengan tenega kesehatan di tiap desa,” tandasnya.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved