Berita Jateng

Dokter Spesialis Sebut Angka Kematian karena Penyakit Jantung Lebih Tinggi Ketimbang Covid-19

Menjaga kesehatan jantung pada masa pandemi Covid-19 sangat dianjurkan. Pembatasan aktivitas untuk pencegahan

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
IST
Tangkapan layar diskusi terkait kesehatan jantung yang diadakan Primaya Hospital 

4. Obesitas

Pada era pandemi, angka obesitas meningkat 30 persen yang mengakibatkan tensi meningkat.

Ini merupakan faktor risiko utama penyebab penyakit jantung.

Lingkar perut pria Indonesia idelanya 90 sentimer, lebih dari itu bisa dikatakan mengalami obesitas.

Untuk wanita tidak lebih besar dari 80 sentimer.

5. Konsumsi minuman beralkohol

Angka penderita penyakit jantung karena minuman beralkohol di Indonesia cenderung minor.

Alkohol mengakibatkan peningkatan kadar lemak darah, terjadi plak pada pembuluh darah, pasien gampang sesak napas.

"Ada pengalaman seorang pasien mengeluh sesak napas, dicek pembuluh darah bagus, tapi ternyata fungsi pompa jantungnya menurun.

Ada kerusakan pada otot jantung karena efek alkohol. Jalan 10 meter sudah ngap-ngapan," ucapnya.

6. Kurang istirahat

Waktu tidur normal selama 7-8 jam. Pola tidur tidak teratur kurangnya tidur faktor pemicu kesehatan terutama jantung.

Berdampak pada penekanan darah dan penurunan fungsi jantung.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved