Breaking News:

Berita Slawi

Karang Taruna Kabupaten Tegal Panen 300 Kilogram Ikan Nila

Manfaatkan saluran sekunder limpasan sungai Kaligung di Desa Kaligayam, Kecamatan Talang sebagai tempat budidaya ikan, Karang Taruna

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
IST
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono (kaos biru muda), saat memanen ikan Nila berlokasi di Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, Minggu (25/9/2021) lalu. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI – Manfaatkan saluran sekunder limpasan sungai Kaligung di Desa Kaligayam, Kecamatan Talang sebagai tempat budidaya ikan, Karang Taruna Kabupaten Tegal berhasil memanen 300 kilogram ikan nila. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, berkesempatan memanen ikan tersebut di rangkaian peringatan Hari Jadi ke-61 Karang Taruna Nasional, Minggu (26/9/2021) lalu. 

Joko pun mendukung kegiatan ekonomi produktif pemuda Karang Taruna yang mampu menangkap peluang usaha di tengah keterbatasan sumber daya yang ada. 

“Manfaatkan kesempatan mengabdi di wadah pengembangan mental generasi muda ini dalam membentuk karakter dan jati diri,” kata Joko, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (29/9/2021). 

Menurutnya, selama kurun waktu lima tahun pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Tegal 2019-2024, pihaknya terus mendorong tumbuhnya kemandirian di kalangan generasi muda, dari mencetak wirausaha pemuda pemula, pembinaan organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna, hingga penyiapan pelaku UMKM millenial untuk memasuki pasar digital melalui program UMKM Go Digital. 

“Kami juga menyiapkan Trasa Co-working Space sebagai ruang kerja bersama untuk anak-anak muda yang akan mengembangkan bisnisnya, membangun jejaring, hingga merumuskan ide atau karya kreatifnya di era ekonomi digital ini,” ungkap Joko.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Tegal Edi Sulistiyanto, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya program kerja Karang Taruna sehingga membuahkan hasil yang bermanfaat untuk pembinaan kepemudaan.

Edi berharap, kegiatan budidaya ikan dengan memanfaatkan saluran sekunder ini bisa terus berkelanjutan sehingga layak menjadi contoh bagi komunitas pemuda, dan juga Karang Taruna dari desa dalam memanfaatkan potensi sumber daya yang ada.

“Ide budidanya ikan ini simpel, bermula dari keprihatinan kami melihat kondisi saluran air yang kurang terurus, kotor, dan tampak kumuh.

Akhirnya kita bantu bersihkan, kita tata dan benahi, maka jadilah tempat yang cukup sedap dipandang mata.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved