Breaking News:

Berita Nasional

Ihwal Tolak Kenaikan PNBP, Asep Irfan: Perjuangan SNNU Selaras dengan Aspirasi Nelayan Nusantara

Ihwal Tolak Kenaikan PNBP, Asep Irfan: Perjuangan SNNU Selaras dengan Suara Hati dan aspirasi Nelayan Nusantara. snnu nelayan tolak pp 85 2021

Tribunpantura.com/Mazka Hauzan Naufal
Paguyuban Nelayan Mina Santosa menggelar aksi unjuk rasa sebelum beraudiensi dengan DPRD Pati terkait penolakan mereka terhadap Peraturan Pemerintah 85/2021 serta Kepmen nomor 86 dan 87 sebagai turunannya, Rabu (29/9/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, JAKARTA - Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) secara cepat merespon terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) 85 tahun 2021 tentang jenis dan tarif atas penerimaan negara bukan pajak (PNBP), yang berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sekretaris Umum (Sekum) Serikat Nelayan NU, Asep Irfan Mujahid, menilai PP 85/2021 ini sangat merugikan nelayan, pelaku usaha bidang kelautan dan perikanan skala kecil.

Karena itu, SNNU seluruh Indonesia melalui Ketua Umum (Ketum) Witjaksono, menyatakan menolak keras PP 85/2021 dan aturan turunannya, yakni Keputusan Menteri (Kepmen) Kelautan dan Perikanan No 86 dan 87 tahun 2021, yang mengatur kenaikan PNBP hasil melaut antara 100 persen - 600 persen.

"Perjuangan SNNU menolak PP 85/2021 serta Kepmen KP 86-87/2021 selaras dengan suara hati dan aspirasi para nelayan di Nusantara, utamanya para nelayan kecil, yang tentu sangat dirugikan atas terbitnya PP dan Kepmen ini," tegas Asep, dalam keterangannya, Sabtu (2/10/2021).

Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU), Witjaksono, membacakan pernyataan sikap SNNU seluruh Indonesia, menolak keras Kepmen Kelautan dan Perikanan atas kenaikan pungutan terhadap nelayan kecil dengan kapal 5-30 GT. Konferensi pers pernyataan sikap ini digelar secara daring dan luring, Kamis (29/9/2021).
Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU), Witjaksono, membacakan pernyataan sikap SNNU seluruh Indonesia, menolak keras Kepmen Kelautan dan Perikanan atas kenaikan pungutan terhadap nelayan kecil dengan kapal 5-30 GT. Konferensi pers pernyataan sikap ini digelar secara daring dan luring, Kamis (29/9/2021). (Dok SNNU)

Diketahui, SNNU segera merespon terbitnya aturan yang dinilai merugikan dan menghantam perekonomian para nelayan di tengah upaya mereka bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Pengurus Pusat SNNU dan jajaran kepengurusan di wilayah menyatakan sikap menolak keras PP  85/2021 serta Kepmen KP 86-87/2021 tersebut, pada Rabu (29/9/2021).

"Perjuangan yang dilakukan SNNU adalah menyuarakan jerit hati nelayan dan demi kesejahteraan nelayan di Indonesia secara menyeluruh, tanpa sekat organisasi maupun sekat-sekat primordial lainnya," tegas Asep.

Nelayan di berbagai daerah menggelar demonstrasi

Seiring dengan pernyataan sikap SNNU, aksi demonstrasi menolak PP dan Kepmen tersebut merebak di berbagai penjuru Nusantara.

Misalnya, anggota Paguyuban Nelayan Mina Santosa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng) pada hari yang sama, Rabu (29/10/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved