Breaking News:

Berita Slawi

Ziarah bersama Habib Luthfi, KSAL Ungkap Cerita di Balik TMP Bumi Wana Samudera Kalibakung Tegal

HUT ke-76 TNI, Ziarah bersama Habib Luthfi, KSAL Ungkap Cerita di Balik TMP Bumi Wana Samudera Kalibakung Tegal

Tribunpantura.com/Desta Leila Kartika
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, saat melaksanakan ziarah sekaligus tabur bunga di Taman Makam Pejuang (TMP) Bumi Wana Samudera Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Minggu (3/10/2021). Turut hadir dalam kegiatan ini Maulana Habib Luthfi dan Bupati Tegal Umi Azizah. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, didampingi Ketua Umum Jalasenastri Veronica Yulis Prihayati (Vero Yudo Margono), memimpin ziarah dan tabur bunga prajurit TNI AL di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bumi Wana Samudera Kalibakung Tegal, Minggu (3/10/2021) kemarin. 

Selain Vero Yudo Margono, KSAL juga didampingi ooleh Maulana Habib Luthfi bin Yahya dan Bupati Tegal, Umi Azizah.

Tabur bunga di Taman Makam Pahlawan ini dilakukan Yudo jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Maulana Habib Luthfi bib Yahya (dua dari kanan) berbincang hangat dengan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono (tiga dari kanan), dan sejumlah perwira AL lainnya, di sela-sela melaksanakan ziarah sekaligus tabur bunga di Taman Makam Pejuang (TMP) Bumi Wana Samudera Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Minggu (3/10/2021).
Maulana Habib Luthfi bib Yahya (dua dari kanan) berbincang hangat dengan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono (tiga dari kanan), dan sejumlah perwira AL lainnya, di sela-sela melaksanakan ziarah sekaligus tabur bunga di Taman Makam Pejuang (TMP) Bumi Wana Samudera Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Minggu (3/10/2021). (Tribunpantura.com/Desta Leila Kartika)

Tak hanya di TMP Kalibakung, kegiatan serupa juga dilaksanakan di empat TMP lainnya.

Kelima TMP yang diziarahi yakni, Taman Makam Pejuang Bumi Wana Samudera Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal; TMP Samudra Kuningan Cirebon; TMP Penggarit Pemalang; TMP Prawira Reksa Negara Pekalongan; dan TMP Kadilangu Batang. 

Di kelima TMP tersebut, bersemayam jasad para pejuang dan pendahulu TNI yang gugur di zaman perang revolusi kemerdekaan, dan para prajurit-prajurit Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) khususnya Wilayah Corps Armada III-Cirebon, dan Eks Wilayah Corps Armada IV-Tegal.  

Di hadapan awak media, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono bercerita ihwal sejarah di balik TMP Bumi Wana Samudera Kalibakung yang erat kaitannya dengan peristiwa penjajahan Belanda. 

TMP Kalibakung merupakan makam pindahan para pejuang TNI AL, ulama, santri, dan masyarakat yang berkolaborasi berjuang mempertahankan kemerdekaan RI sekitar tahun 1947 di wilayah Tegal. 

Jasad para pejuang ini sebelumnya berada di b]Bukit Tempeh, di mana para pejuang ini gugur dieksekusi pihak Belanda. 

"Kisah gugurnya para pejuang ini bermula adanya kolaborasi tentara (ALRI) dengan ulama dan santri melaksanakan perlawanan yang sengit terhadap Belanda."

"Sehingga Belanda dengan segala akal untuk membungkam perlawanan salah satu caranya menangkap 2 ulama, 10 santri, dan 4 prajurit ALRI."

"Setelah diinterogasi, mereka dibawa ke Bukit Tempeh, dieksekusi mati dan dimasukkan dalam kuburan yang sebelumnya digali mereka sendiri atas paksaan Belanda," papar KSAL Laksamana Yudo Margono.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved