Breaking News:

Berita Kendal

Kegiatan di Sekolah Vakum, Guru SDN 2 Sukorejo Kendal Tanam Sayur Hidroponik di Depan Ruang Kelas

Kegiatan di Sekolah Vakum, Guru SDN 2 Sukorejo Kendal Tanam Sayuran Hidroponik di Depan Ruang Kelas

Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
Dok SDN 2 Sukorejo
Guru SDN 2 Sukorejo, Kabupaten Kendal sedang merawat tanaman hasil budidaya hidroponik, Jumat (8/10/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Vakumnya kegiatan sekolah akibat pandemi Covid-19, tak membuat kreativitas tenaga pendidik SDN 2 Sukorejo, Kabupaten Kendal, mandek.

Para guru tetap berkerasi dengan membudidayakan tanaman hidroponik.

Para guru mulai menghidupkan kembali kegiatan sekolah dengan menanam berbagai sayuran di pagar depan ruang kelas. 

Mulai dari tanamam sawi, hingga tanaman bayam yang ditanam untuk menghijaukan sekolah.

Guru SDN 2 Sukorejo, Diannita Ayu Kurniasih mengatakan, bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan sempit ini juga dikenalkan kepada para siswa. 

Dengan keterbatasan lahan yang ada, para guru menerapkan sistem hidroponik agar bisa menambah materi praktik pembelajaran.

Selain itu, katanya, setiap guru dan tenaga kependidikan bertugas untuk merawat dan mengembangkan tanaman secara bergiliran agar nantinya bisa dijadikan pembelajaran di bidang bisnis.

Baik hasil panen dijual langsung, ataupun diolah menjadi makanan dan camilan.

"Ini bentuk kreasi awal kami di bidang hidroponik."

"Nanti setiap guru berkewajiban menjaganya, kemudian kami tularkan ke siswa," terangnya, Jumat (8/10/2021).

Diannita menerangkan, bercocok tanam secara hidroponik ini mulai digaungkan tenaga pendidik di SDN 2 Sukorejo untuk menambah pengalaman di bidang cocok tanam. 

Selain itu, bisa mewujudkan kesan asri sekolah dengan beraneka ragam tumbuhan. 

Ia berharap, bercocok tanam dengan mekanisme hidroponik ini menjadi alternatif sekolah untuk menghijaukan lingkungan. 

"Setelah ini akan kami libatkan siswa untuk ikut mengembangkan tanaman. Mulai dari menyemai benih, hingga cara merawat tanaman."

"Nanti hasil panen tanaman bisa diolah dan dijual untuk tambahan modal kewirausahaan siswa," tuturnya. (Sam)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved