Breaking News:

Berita Semarang

Pernah Jadi Klaster Covid-19, Pasar Kobong Kembali Menggeliat, Pedagang Masih Keluhkan Hal Ini

Pernah Jadi Klaster Covid-19, Pasar Kobong Semarang Kembali Menggeliat, Pedagang Keluhkan Ini. keluhan pedagang pasar kobong

Penulis: m zaenal arifin | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Iwan Arifianto
Aktivitas di Pasar Kobong atau Pasar Ikan Rejomulyo Semarang kembali ramai pembeli selepas sempat menjadi klaster pandemi Covid-19, Jumat (8/10/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Pasar Kobong atau Pasar Ikan Rejomulyo Semarang sempat menjadi klaster pandemi Covid-19 saat awal pandemi menerpa.

Kini, di tengah PPKM level 2 yang disandang Kota Semarang, pasar ikan yang disebut terbesar di Jateng itu kembali menggeliat dengan ramainya para pembeli.

"Iya sudah normal semua," ujar seorang pedagang ikan laut, Agus kepada Tribunjateng.com, Jumat (8/10/2021) sore.

Ia menyebut, tak ada masalah terhadap pasokan ikan.

Begitupun pembeli juga sudah berangsur normal.

Hanya ada satu keluhannya, yakni jam operasional pasar.

"Iya dulu kan 24 jam sekarang dibatasi.

Jam 10 malam kami harus tutup," terangnya.

Ia enggan merinci ketika ditanya apakah jam operasional mempengaruhi omzet lapak ikannya yang selalu ramai itu.

"Jualan aman laku ada pembeli hanya jam operasional saja pengennya kayak dulu lagi," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved