Breaking News:

Kriminal dan Hukum

Pengakuan Jiman Kades di Kendal Embat Dana Desa Ratusan Juta Rupiah: Saya Ditipu Orang Jakarta

Pengakuan Jiman Kades di Kendal Colong Dana Desa Ratusan Juta Rupiah: Saya Ditipu Orang Jakarta

Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
TribunPantura.com/Saiful Masum
Satreskrim Polres Kendal konferensi pers kasus penyelewengan dana desa oleh Jiman (kanan), Kades Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Senin (11/10/2021) di Mapolres Kendal. 

TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Kepala Desa Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jiman (50) mendekam di sel tahanan Mapolres Kendal karena embat atau selewengkan dana desa (DD) hingga ratusan juta rupiah.

Hasil penyelidikan diketahui, uang senilai Rp148 juta yang sedianya digunakan untuk pembangunan gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat raib di tangan Jiman.

Jiman mengaku, uang ratusan juta itu raib lantaran ia tertipu orang di Jakarta.

Peristiwa itu terjadi pada 2018 lalu ketika Pemdes Tambahsari mendapatkan anggaran dana desa sesuai Perdes Nomor 5 tahun 2018 untuk pembuatan BUMDes senilai Rp 439,2 juta.

Dana yang menjadi hak pemerintah desa itu sudah dicairkan dan dibawa Jiman.

Jiman mengaku, saat itu ia ditawari bantuan sosial oleh seseorang dari Jakarta dengan mekanisme pembayaran angsuran. 

Dia pun mengaku tergiur dengan tawaran bansos yang dijanjikan kepadanya.

"Saya ditawari bantuan sosial dari Jakarta. Sistemnya angsuran seperti perbankan dengan jaminan uang tunai 3 kali angsuran yang diajukan," terangnya saat konferensi pers, Senin (11/10/2021).

Jiman mengaku sudah memberikan uang senilai Rp723 juta dan Rp16 juta (untuk operasional) secara langsung kepada seseorang di Jakarta.

"Setelah (uang) saya serahkan, orangnya masuk bank. Saya tunggu sampai jam 11, orangnya sudah kabur."

"Saya cek rekening tetapi tidak ada transaksi apapun," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved