Breaking News:

Berita Jateng

Bupati Haryanto Sebut Dana Cukai Tembakau Bantu Penanganan Pandemi Covid-19 di Pati

Bupati Pati Haryanto mengatakan, Pemkab Pati dari tahun ke tahun mendapatkan dana bagi hasil cukai hasil tembakau dengan nominal yang

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Sosialisasi Pengembangan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Aula Hotel Pati, Selasa (12/10/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto mengatakan, Pemkab Pati dari tahun ke tahun mendapatkan dana bagi hasil cukai hasil tembakau dengan nominal yang meningkat.


Menurut dia, dana cukai tersebut cukup membantu pemerintah daerah dalam penanganan pandemi.


“Seperti kemarin, untuk penanganan pandemi, ada penggunaan di bidang kesehatan. 2021 ada alokasi (dana cukai) sekitar Rp 12 miliar.

Untuk kesehatan Rp 3 miliar sekian. Kemudian untuk kesejahteraan masyarakat, (program) pemulihan ekonomi nasional, ada sekitar Rp 6 miliar.

Dan untuk penegakan hukum ada sekitar Rp 2 miliar,” papar Haryanto saat menghadiri Sosialisasi Pengembangan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Aula Hotel Pati, Selasa (12/10/2021).


“Ini cukup berarti. Terlebih pada 2020 dan 2021.

Sekalipun penggunaannya tidak seleluasa tahun sebelumnya, paling tidak membantu.

Karena di saat kita susah payah mencari alokasi anggaran untuk penanganan covid-19, kita masih terbantu (dari bagi hasil cukai),” tambah dia.


Haryanto menyebut, jika dibandingkan Kudus yang merupakan sentra industri tembakau, perolehan dana cukai Pati memang tidak ada apa-apanya.


Dia mengatakan, sekalipun Pati bukan penghasil tembakau yang tergolong tinggi, terdapat beberapa wilayah yang memiliki lahan pertanian tembakau.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved