Berita Jateng
Ini Kata Kasmito Setelah Bacok Korban yang Dianggap Pencuri
Marjani (38) menjadi korban pembacokan saat mengambil ikan di Ds Pasir, Kec Mijen, Kab Demak.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muh radlis
Saya tidak mengambil ikan yang di kolam, jarak dengan kolam sekitar seratus meter.
Menurut saya, ikan yang di kolam itu ikan ternak, bukan seperti yang saya ambil,” ujarnya.
Setelah mengambil ikan dan menaruhnya di jeriken yang terpasang di motornya, ia mengatakan tiba-tiba terkena dua bacokan dari belakang oleh Kasmito menggunakan sabit.
Marjani yang mengaku kaget langsung memohon ampun dan menangkis bacokan selanjutnya dengan telapak tangannya.
“Saya kaget, tidak diteriaki atau ditegur atau bagaimana, langsung dibacok.
Saya bilang ampun, mbah. Saya warga Wonosari.
Setelah kakek tersebut melihat wajah saya, kemudian tidak membacok lagi,” tambahnya.
Marjani mengaku sempat mendengar Kasmito mengucapkan sebuah nama seusai membacok dirinya.
Lanjutnya, Kasmito kemudian menghentikan aksi kejinya tersebut setelah melihat wajah Marjani.
“Seingat saya ya, karena saya juga kaget dibacok, saya sempat dengar kakek tersebut bilang saya kira Ali, terus saya dibiarkan dan saya langsung berusaha pulang naik motor,” kata Marjani.
Marjani yang berlumuran darah merasa takut, kemudian ia berusaha untuk mencari pertolongan.
Kondisinya saat ini lebih baik, ia sedang beristirahat di rumahnya dengan balutan perban di leher, lengan dan punggung.
Ia dan keluarganya mengaku bahwa pihaknya terbuka secara kekeluargaan untuk berdamai.
Namun, lanjutnya, biaya yang diberikan oleh pihak tersangka tidak sesuai dengan pengobatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Marjani-korban-pembacokan-menjelaskan-kronologi-peristiwa-pen.jpg)