Breaking News:

Berita Jateng

Modus Beri Bantuan, Wanita Asal Pati Ini Tipu Nenek Umur 71 Tahun di Kudus

Seorang wanita pelaku gendam, Pamela Apriliani (34) alias Siska, warga Pati Kidul, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati ditangkap aparat kepolisian di

Editor: muh radlis
IST
Seorang wanita pelaku gendam, Pamela Apriliani (34) alias Siska, warga Pati Kidul, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati ditangkap aparat Kepolisian Resor (Polres) Kudus‎, Selasa (12/10/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Seorang wanita pelaku gendam, Pamela Apriliani (34) alias Siska, warga Pati Kidul, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati ditangkap aparat kepolisian di Desa Puyoh, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.


Pelaku diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan pencurian sekira pukul 16.00 di Desa Puyoh, RT 1 RW 2, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jumat (8/10/2021) lalu.


‎Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Agustinus David menyampaikan, wanita itu datang ke rumah Sutami (71), dan berbincang sambil menepuk pundak korbannya.


Pelaku mengatakan mau kasih bantuan sebesar Rp 800.000 dan beras 10 kilogram, sembari meminta korbannya untuk melepas dua kalung emas dan liontinnya.


"Kemudian pelaku tersebut mengambil foto di dalam rumah pelapor, dan mengambil uang Rp 1,3 juta," ujarnya.


Kemudian pelaku meminta kepada anak perempuan yang ada di rumah, bernama Lida (7) untuk membelikan minuman dan memberikan uang sebesar Rp 10 ribu.


Setelah Lida membelikan minuman, pelaku yang tidak dikenal itu pergi ‎meninggalkan rumah pelapor.


"Atas kejadian tersebut pelapor mengalami total kerugian Rp 6,65 juta, sehingga korban melaporkannya ke Polres Kudus," ucapnya.


Menurut Kasat Reskrim, penangkapan pelaku diketahui setelah yang bersangkutan akan melakukan aksinya kembali.


Kemudian pelaku diamankan pada hari Selasa (12/10/2021) sekitar pukul 16.00 dan dibawa ke Polres Kudus.


"Dari hasil interogasi awal pelaku mengakui bahwa telah  melakukan perbuatan penipuan dan pencurian kepada korban dan dibeberapa tempat lainnya," ujarnya.


Atas peristiwa tersebut, selanjutnya kepolisian melakukan penyidikan lebih lanjut.


Aparat penegak hukum ikut menyita kendaraan pelaku berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio J, uang tunai Rp 1,3 juta, dua buah kalung emas, satu liontin, ponsel merek Samsung, buku berwarna hijau dan stempel 'Lunas'.


"Atas perbuatannya pelaku akan dijerat pasal 378 KUHP dan atau 362 KUHP," ucapnya. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved