Breaking News:

Opini

Opini Idham Cholid - Santri Siaga Jiwa Raga: Menebar Kebajikan dan Kemaslahatan

Opini Idham Cholid - Santri Siaga Jiwa Raga: Menebar Kebajikan dan Kemaslahatan

Dok Pribadi Idham Cholid
Idham Cholid, Ketua Umum Jayanusa; Kader NU & Alumni PMII, tinggal di Wonosobo. 

Tentu, bukan sekadar jabatan formal yang perlu dibanggakan. Peran resmi itu hanya merupakan afirmasi, semakin meneguhkan bahwa kalangan santri akan selalu memberikan konstribusi yang lebih berarti. Komitmen kebangsaan kaum santri tak perlu diragukan lagi.

Nilai itulah yang sejatinya harus kita petik dari peringatan Hari Santri. Penetapan 22 Oktober berdasarkan momentum di mana Resolusi Jihad difatwakan oleh Hadlratus-Syaikh KH Hasyim Asy'ari, sangat jelas dan tegas.

"Hukum untuk orang yang memecah persatuan kita sekarang ini, wajib dibunuh." Demikian salah satu point penting dalam Resolusi Jihad. Selain memerangi orang kafir yang merintangi kepada kemerdekaan dihukumi sebagai fardhu 'ain bagi tiap-tiap orang Islam yang mungkin, meskipun bagi orang fakir.

Keteladanan itulah yang harus terus digelorakan. Teladan untuk kita semua. Bahwa persatuan Indonesia menjadi dasar utama. Tak ada tempat bagi para pemecah belah bangsa, titik!

Karenanya, apa yang saat ini populer dengan intoleransi, radikalisme, terorisme, dan ekstrimisme, dalam segala bentuknya, bukan hanya tidak sejalan dengan semangat persatuan.

Itu semua justru telah melanggar prinsip dasar kemerdekaan. Mereka telah "merebut" hak setiap warga bangsa menikmati kedamaian.

Maka, Santri Siaga Jiwa Raga --kapan pun, di mana pun-- harus terus menebar kebajikan, dan memberikan kemaslahatan. (*)

Kalisuren, 22 Oktober 2021

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved