Breaking News:

Berita Batang

Riena Retnaningrum Ajak Warga Batang Tangkal Hoaks Covid-19 dengan Cara Literasi Digital

Hingga saat ini berita hoaks seputar Covid-19 masih merajalela di masyarakat. Untuk itu, Dinas Komunikasi dan Informatika

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
IST
Talkshow Melawan Hoaks dengan Literasi Digital, di Lembaga Penyiaran Publik (LPPL) Radio Abirawa FM, Kabupaten Batang, Rabu (27/10/2021). 


Dia berharap masyarakat makin cerdas, karena di desa-desa pun sudah banyak yang memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan sosialnya.


Manfaatnya akan makin memudahkan masyarakat di desa-desa untuk berkomunikasi karena telah terintegrasi hingga ke provinsi.

 

“Dari Pemprov bersama legislatif juga memberikan bantuan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, sudah disediakan kabel fiber optik, bandwitch sebesar 50 Mbps,” imbuhnya.


Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengatakan, banyak program yang dilakukan DPRD Jateng yang mendukung untuk mencerdaskan masyarakat dengan literasi digital.


“Kami memiliki kanal YouTube yang bekerja sama dengan televisi dan radio, serta terjun langsung ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyebarkan informasi positif kepada masyarakat,” tuturnya.


Bagi masyarakat Jawa Tengah hoaks tentang vaksinasi masih menyebar. Sehingga sempat timbul rasa cemas untuk divaksin.


“Setelah pandemi gelombang kedua, masyarakat berbondong-bondong minta divaksin, tapi begitu dengar kabar hoaks bahwa vaksin AstraZeneca berdampak buruk, mereka malah ingin divaksin Sinovac, memang ini tugas pemerintah untuk mengedukasi kepada masyarakat bahwa semua vaksin itu bagus,” ungkapnya.


Hingga tahun 2020 lalu ada 160 berita hoaks yang menyebar di Jawa Tengah dan tiga diantaranya dipidanakan karena kasus penyebaran hoaks dengan kategori berat.


“Bijaklah dalam bermedia sosial sehingga Jawa Tengah tetap aman dan nyaman,” imbaunya.


Sementara itu, Kepala Diskominfo Batang, Triossy Juniarto menambahkan, dengan talkshow yang digelar di LPPL Radio Abirawa FM bisa mengedukasi masyarakat supaya bersikap bijak dalam memanfaatkan media sosial.


“Ketika membagikan sebuah berita yang belum tentu kebenarannya, yang terpenting periksa dulu validitasnya.

Jangan sampai menjerat diri sendiri dengan UU ITE,” tandasnya. 

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved