Berita Kendal

Dua SD di Kendal akan Gelar Outing Class di Tengah Pandemi, Wahyu: Langsung Kami Minta Batalkan

Dua SD di Kendal akan Ggelar Outing Class di Tengah Pandemi, Wahyu: Langsung Kami Minta Batalkan

Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
Tribun-Pantura.com/Saiful Masum
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi. 


Jenjang SD sederajat baru diikuti 480 sekolah dari total 575 SD yang ada.


Untuk SMP dan sekolah non formal, PTM sudah dijalankan 100 persen. Masing-masing 108 SMP dan 21 sekolah non formal. 


Penundaan sementara atas perluasan PTM, sebut Wahyu, sebagai bentuk kehati-hatian atas munculnya penularan Covid-19 di lingkungan pelajar Kota Semarang.


Ia tidak ingin, kasus yang sama terjadi di Kabupaten Kendal.


"Prinsip PTM di Kendal ini terbatas dan terpimpin. Dinas yang menentukan sekolah mana yang siap PTM."

"Jangan main-main. Kota Semarang sudah terjadi penularan Covid-19, PTM ditutup sementara."

"Tidak ada jalan lain sekolah bisa PTM sebelum penuhi kebutuhan penunjang prokes," tegas Wahyu.


Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menyampaikan, PTM terbatas yang sudah berjalan harus dijaga agar tidak menimbulkan klaster penyebaran Covid-19.


Ia meminta kepada dinas pendidikan dan semua tenaga pendidik agar lebih waspada dan siaga dalam menjalankan pembelajaran tatap muka.


Lengkapi kembali sarana prokes yang kurang memadahi, patuhi memakai masker, agar tidak ada lagi sekolah yang ditutup karena tidak patuh pada SOP yang ada. 


"Tenaga pendidik dan kependidikan bertanggungjawab penuh. Dinas harus fokus lagi agar pendidikan di Kendal lebih baik lagi dalam mencetak SDM yang unggul."

"Supaya generasi Kendal bisa berkontribusi dalam pembangunan daerah ke depan," harapnya.


Dico mengingatkan kepada semua satuan pendidikan agar bersiap dengan dampak terburuk ketika terjadi gelombang 3 Corona.


Karena itu, ia meminta kepada semua yang terlibat dalam dunia pendidikan untuk taat protokol kesehatan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved