Breaking News:

Berita Jateng

Sudah Jalani Masa Hukuman karena Mencuri, Dua WNA Bersaudara Asal Iran Segera Dipulangkan

Dua bersaudara warga negara asing (WNA) asal Iran, Farshad Heidari Moghadam dan Reza Pous segera dipulangkan ke negaranya.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
IST
WNA asal Iran tengah dilakukan pemeriksaan dan pendataan sebelum masuk menjadi deteni di Rudenim Semarang. Untuk selanjutnya, akan dilakukan pemulangan atau deportasi ke negara asal. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Dua bersaudara warga negara asing (WNA) asal Iran, Farshad Heidari Moghadam dan Reza Pous segera dipulangkan ke negaranya.

Mereka baru saja bebas dari Lapas Kelas II A Magelang lantaran melakukan tindak pidana Pencurian Pasal 363 ayat (1) KUHP.

Keduanya menjalani hukuman penjara selama 8 bulan. Habis masa pidana pada 1 November 2021.

"Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Semarang menerima dua orang deteni yang merupakan warga negara Iran.

Keduanya pindahan dari Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo," kata Kepala Rudenim Semarang, Retno Mumpuni, dalam keterangan tertulis, Kamis (4/11/2021).

Sebelum dipulangkan, mereka dimasukkan ke dalam kamar deteni Rudenim Semarang untuk dilakukan isolasi selama 14 hari guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Dinukil dari Wartakota (Tribun Network) dua WNA ini sempat dihakimi massa di Bantargebang Bekasi usai beraksi pada Agustus 2020.

Modus mereka berpura-pura sebagai pembeli ponsel, lalu menghipnotis pedagangnya dan membawa lari uang dan barang berharga di konter ponsel.

"Setelah dilakukan pendataan, pengambilan foto, pengambilan sidik jari, penggeledahan barang, dan pemberian kebutuhan deteni, Rudenim Semarang melakukan koordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Iran untuk proses pemulangan atau deportasi yang bersangkutan," terang Retno.

Retno menambahkan, saat ini jumlah deteni di Rudenim Semarang ada sebanyak 11 orang.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved