Breaking News:

Andika Calon Panglima TNI

Ramai-ramai Tolak Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, Persoalkan Harta Kekayaan hingga HAM

Ramai-ramai Tolak Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, Persoalkan Harta Kekayaan hingga HAM

Tribunnews/Jeprima
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat menggelar konferensi pers di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021). KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan Sersan Dua (Serda) Aprilia Manganang sejatinya adalah laki-laki namun karena menderita hipospadias sejak lahir sehingga dianggap perempuan dan kini dirinya tengah menjalani perawatan di RSPAD. 

Namun, sosok Andika Perkasa diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tokoh Papua Theys Hiyo Eluay.

"Sudah seharusnya Presiden RI melakukan penggalian informasi secara komprehensif terhadap seluruh kandidat dengan melibatkan lembaga-lembaga kredibel guna memperkuat pertimbangan Presiden RI dalam mengambil keputusan yang tepat."

"Dengan diajukannya Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI, menunjukkan bahwa Presiden RI tidak memiliki komitmen terhadap Penegakan HAM secara serius sebagaimana komitmen politiknya," tulis Hussein.

Ketiga, koalisi yang terdiri dari Imparsial, LBH Jakarta, Kontras, HRWG dan PVRI ini menyoroti soal harta kekayaan Andika Perkasa yang bernilai fantastis.

Menurut mereka, kepemilikan harta senilai Rp179,9 miliar harus dijelaskan secara terang benderang.

"Sebagai prajurit yang tunduk pada Sapta Marga yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, adanya laporan kepemilikan kekayaan hingga berjumlah Rp179,9 miliar harus dijelaskan secara transparan dan akuntabel sehingga terang benderang."

"Sehingga kami menilai penting untuk dilakukan audit harta kekayaan Andika Perkasa oleh KPK."

"Terlebih lagi Jenderal Andika Perkasa disebut belum pernah melaporkan LHKPN sebelum menjabat sebagai KSAD," ungkapnya.

Harta kekayaan Andika Perkasa Capai Rp179,9 miliar

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menggelar video teleconference membahas kerja sama penanganan Covid-19 bersama kepala staf dan panglima angkatan darat (AD) dari 10 negara anggota ASEAN, Kamis (9/7/2020).
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menggelar video teleconference membahas kerja sama penanganan Covid-19 bersama kepala staf dan panglima angkatan darat (AD) dari 10 negara anggota ASEAN, Kamis (9/7/2020). (TNI AD)

Dikutip dari elhkpn.kpk.go.id, Andika Perkasa terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 20 Juni 2021 lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved