Breaking News:

Bisnis dan Keuangan

Gandeng Dinkop UMKM Jateng, Pegadaian Berikan Pendampingan Pelaku UMKM Kembangkan Usaha

Gandeng Dinkop UMKM Jateng, Pegadaian Berikan Pendampingan Pelaku UMKM Kembangkan Usaha

Penulis: m zaenal arifin | Editor: yayan isro roziki
Dok Dinkop UMKM Jateng
Konsultan Dinkop UMKM Provinsi Jawa Tengah, Aprillia Evy, memberikan pelatihan digital marketing kepada para pelaku UMKM nasabah ultra mikro (Umi) Pegadaian di Soto Mas Boed, Karangayu, Kota Semarang, kemarin. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - PT Pegadaian (Persero) melalui Cabang Bisnis Mikro (CBM) mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk naik kelas dengan cara mengembangkan usahanya.

Upaya tersebut dilakukan dengan memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM yang merupakan nasabah ultra mikro (UMi) PT Pegadaian.

Sebagaimana pendampingan yang dilakukan terhadap 100 pelaku UMKM binaan Unit Bisnis Mikro (UBM) Depok dan UBM Ngaliyan di RM Soto Mas Boed, Karangayu, Semarang, kemarin

Dalam pendampingan tersebut, Pegadaian menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM) Provinsi Jawa Tengah guna memberikan pelatihan mengenai packaging hingga promosi digital.

"Melalui pendampingan itu, kami memberikan motivasi, edukasi pengelolaan keuangan, hingga digital marketing kepada pelaku UMKM," kata Kepala Cabang Bisnis Mikro CBM Ngaliyan Area Semarang PT Pegadaian (Persero), Liza Purnamasari, Sabtu (13/11/2021).

Pendampingan tersebut diberikan agar para pelaku UMKM tak hanya mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19 saja, tetapi juga mengembangkan usaha hingga naik kelas.

Pendampingan, lanjut Liza, perlu dilakukan untuk memastikan keberlangsungan usaha para pelaku UMKM.

Meskipun, kendala utama yang dialami pelaku UMKM adalah masalah permodalan dan pemasaran.

Untuk itu, Liza juga mengungkapkan, Pegadaian hadir dalam mengatasi kendala permodalan dengan adanya produk pembiayaan ultra mikro (UMi).

"Produk UMi adalah produk Pegadaian dengan nilai Rp10 juta ke bawah, baik produk gadai maupun non gadai, disertai pendampingan setelah akad kredit," jelasnya.

Hingga saat ini, CBM Ngaliyan Area Semarang yang meliputi UBM Kendal, UBM Ngaliyan, UBM Kalibanteng, dan UBM Depok, telah memiliki nasabah Kreasi Ultra Mikro atau Kreasi UMi sebanyak 566 nasabah UMKM.

Dalam hal pendampingan, CBM menjadi penanggungjawab untuk melaksanakan pendampingan baik melalui pelatihan rutin maupun kunjungan on the spot (OTS) ke lokasi usaha pelaku UMKM.

"Ke depan, pendampingan baik melalui pelatihan rutin maupun OTS kunjungan ke lokasi usaha, akan terus kami jalankan sehingga usaha UMKM betul-betul berkembang dan naik kelas," pungkasnya. (Nal)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved