Breaking News:

Kriminal dan Hukum

Kejari Kudus Fokus Usut Dugaan 5 Kasus Dugaan Penyelewengan Anggaran Ini

Kejari Kudus Fokus Usut Dugaan 5 Kasus Dugaan Penyelewengan Anggaran Ini, kajari kudus ardian. dugaan korupsi kudus

TribunPantura.com/Raka F Pujangga
Kepala Kejari Kudus, Ardian ,saat ditemui di kantornya. 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS -  ‎Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kudus fokus tangani lima kasus dugaan penyelewengan anggaran pemerintah daerah.


Empat kasus berkaitan penyalahgunaan anggaran pemerintah desa (Pemdes), sedangkan satu kasus dugaan pemotongan hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2016-2021.


Menurut Kepala Kejari Kudus, Ardian mengatakan, empat kasus yang melibatkan mantan kepala desa tersebut berkaitan dengan anggaran dana desa (DD) dan sewa bengkok desa.


Empat desa yang masih dalam penyelidikannya itu yakni Desa Tergo, Undaan Lor, Lawu dan Panjang.


"‎Undaan Lor sudah mengembalikan uang yang diduga disalahgunakan. Sedangkan tiga lainnya belum mengembalikan," ujar dia, Sabtu (13/11/2021).


Menurut Kajari, tiga desa lainnya yang belum mengembalikan itu karena uangnya sudah habis terpakai.


"Alasannya uangnya sudah habis dipakai, jadi tidak dikembalikan," ujar dia.


‎Biarpun uang negara itu sudah dikembalikan oleh mantan kepala desa Undaan Lor, namun proses hukum tetap berjalan.


"Ini proses hukumnya tetap berjalan walaupun uang tersebut sudah dikembalikan," ujarnya.


Diketahui, nilai kerugi‎an dari kasus dugaan korupsi berdasarkan hasil audit dari BPKP untuk Desa Lau sebesar Rp1,8 miliar, sedangkan Desa Tergo Rp300 juta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved