Breaking News:

Berita Pekalongan

168.950 Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Dinonaktifkan, Terungkap Ini Alasannya

168.950 Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Dinonaktifkan, Terungkap Ini Alasannya

Dok BPJS Kesehatan Pekalongan
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Dwi Hesti Yuniarti. 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Sebanyak 168.950 peserta BPJS Kesehatan dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN di wilayah kerja Kantor Cabang Pekalongan telah dinonaktifkan.

Keputusan tersebut dituangkan dalam SK Menteri Sosial nomor 92 Tahun 2021.

Penonaktifan peserta, didasarkan pada sejumlah faktor seperti peserta sudah meninggal dunia, beralih segmen, NIK tidak valid maupun tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Dwi Hesti Yuniarti mengatakan, 168.950 peserta yang dinonaktifkan tersebar di empat kabupaten/kota.

Yakni dari Kabupaten Batang sebanyak 46.498 peserta, dari Kabupaten Pekalongan sebanyak 40.476 peserta, dari Kabupaten Pemalang sebanyak 75.597 peserta dan Kota Pekalongan sebanyak 6.379 peserta.


"Setelah adanya SK tersebut, kami bersama pemda akan melakukan verifikasi dan validasi di lapangan."

"Lalu, untuk peserta yang memang sudah terhapus karena meninggal dunia maupun pindah segmen, bisa digantikan dengan peserta baru yang memang ada di daftar DTKS tapi belum terakomodir sebagai peserta PBI," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Dwi Hesti Yuniarti saat rilis yang diterima Tribunpantura.com, Minggu (14/11/2021).


Kemudian, untuk NIK yang tidak valid, BPJS Kesehatan akan bekerjasama dengan Dindukcapil di masing-masing daerah untuk memvalidasi NIK.


Hesti mengungkapkan, peserta PBI JK yang dinonaktifkan bisa melakukan reaktivasi kembali paling lama enam bulan setelah keputusan penonaktifan berdasarkan SK Mensos.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved