Berita Semarang

Tak Dapat Jatah dari Puskesmas, Warga Rejosari Ikut Vaksinasi PDI Perjuangan Kota Semarang

Tak Dapat Jatah dari Puskesmas, Warga Rejosari Ikut Vaksinasi PDI Perjuangan Kota Semarang

Penulis: faisal affan | Editor: yayan isro roziki
TribunPantura.com/Faisal M Affan
Seorang warga dari RW XII, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur nampak antusias menerima suntikan vaksin yang diberikan oleh tenaga kesehatan di gedung serbaguna warga setempat, Sabtu (13/11/2021) 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Untuk membantu program percepatan vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah, DPC PDI Perjuangan Kota Semarang juga turut serta menyediakan vaksin sebanyak 1.000 dosis.


Vaksin tersebut diberikan kepada seluruh warga yang ada di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Sabtu (13/11/2021).

DIketahui, sebagian warga Rejosari hingga kini belum mendapatkan jatah vaksinasi dari Puskesmas setempat.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan, Michael, menjelaskan seluruh vaksin yang digunakan untuk warga Kelurahan Rejosari, merupakan pemberian dari anggota dewan DPR RI fraksi PDI Perjuangan.


"Jadi ini vaksin pemberian dari dewan DPR RI. Karena dari fraksi PDI Perjuangan, maka kami yang ada di DPC diberi tugas untuk menyalurkan kepada masyarakat," ujarnya.


Ia menambahkan, berdasarkan data yang diberikan oleh Puskesmas Halmahera, ada sebagian warga di Kelurahan Rejosari yang tidak mau divaksin dengan berbagai alasan.


"Ada yang beralasan tidak ada waktu, sibuk kerja, malas antri di puskesmas, dan lainnya."

"Jadi kemarin pihak puskesmas mengatakan masih ada 25 persen warga yang belum vaksin."

"Maka dari itu jatah vaksin ini kami berikan kepada mereka," jelasnya.

Kegiatan vaksinasi ini dilakukan di gedung serbaguna milik RW III, RW XII, dan RW VIII, Kelurahan Rejosari.

Tak hanya mengundang warga untuk vaksin di tempat, tenaga kesehatan yang bertugas juga melakukan jemput bola terhadap warga lansia maupun disabilitas.


"Kami juga melakukan vaksin secara door to door, supaya tidak ada alasan lagi untuk tidak vaksin," tegasnya.


Pihaknya pun berharap, dengan adanya vaksinasi ini bisa membuat jaminan kesehatan warga Kota Semarang semakin baik.

Terlebih untuk kembali memulihkan perekonomian mereka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved