Breaking News:

Berita Pekalongan

Tatam Sajikan Aktivitas Pesisir Kota Pekalongan Lewat Film Berjudul Alang-alang

Aktivitas masyarakat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan pesisir Kota Pekalongan, ternyata menarik perhatian sineas nasional Khusnul Khitam

Penulis: faisal affan | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/FAIZAL M AFFAN
Sutradara film Alang-Alang, Khusnul Khitam, bersama dengan para pemain Awang dan Annisa Putri Ayudya, saat menyapa puluhan penggemar film dari Kota Semarang di Verve Bistro & Coffee Bar, Senin (15/11/2021) malam. Film Alang-Alang bercerita tentang kehidupan seorang anak di sebuah tempat pelelangan ikan di Kota Pekalongan. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Aktivitas masyarakat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan pesisir Kota Pekalongan, ternyata menarik perhatian sineas nasional Khusnul Khitam atau yang akrab disapa Tatam.


Sutradara sekaligus penulis naskah film Alang-Alang ini, bahkan hanya membutuhkan waktu 14 hari saja untuk menggarap film yang diisi artis nasional Annisa Putri Ayudya.


Menurut Tatam, film Alang-Alang sendiri bercerita tentang seorang anak yang tidak menemukan kenyamanan di rumahnya.


"Si anak ini tidak pernah bisa merasa tenang ketika berada di rumah.

Sehingga dia lebih memilih untuk menemukan dunia yang lebih baik menurutnya yakni di pesisir dan TPI," terangnya saat konferensi pers di acara Road Tour film Alang-Alang di Verve Bistro & Coffee Bar, Senin (15/11/2021).


Pemeran anak tersebut juga merupakan warga lokal yang dipilih Tatam untuk memerankan sebagai sosok Huda.

Hampir 80 persen penggarapan film ini berada di pesisir Kota Pekalongan.


"Film ini kami produksi bulan Maret lalu. Latar filmnya paling banyak menggambarkan kehidupan di pesisir dan TPI.

Mengapa namanya Alang-Alang?

Itu bukan sebuah ilalang rumput liar, kalau di pesisir Alang-Alang adalah mereka yang suka mencuri ikan nelayan," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved