Breaking News:

Berita Jateng

Bupati Hartopo Tak Ingin Ada Lagi Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa di Kudus

Bupati Kudus HM Hartopo tidak ingin vaksin kedaluwarsa kembali terulang di Kudus.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
Shutterstock
Ilustrasi vaksin Covid-19 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo tidak ingin vaksin kedaluwarsa kembali terulang di Kudus.

Untuk itu, dia ingin vaksin yang saat ini tersimpan supaya segera disuntikkan.


"Saya minta untuk segera disuntikkan ke kategori-kategori sasaran, jangan sampai vaksin ini kedaluwarsa lagi," kata Hartopo, Kamis (18/11/2021).


Sementara, untuk stok vaksin yang saat ini dimiliki Kudus tercatat ada sekitar 140 ribu dosis.

Hartopo meminta dinas kesehatan setempat supaya mengalokasikan vaksin untuk dosis kedua, supaya tidak ada ketimpangan data antara dosis pertama dan kedua.


Target vaksinasi yang saat ini dikejar yakni menarget lansia.

Meski kata Hartopo, sedianya pihaknya sudah gencar vaksinasi namun masih dinilai belum terpenuhi targetnya.

Untuk itu, pihaknya menginstruksukan kepada setiap kepala desa supaya mendata masing-masing lansia yang belum divaksin. 


Sementara, saat ini stik vaksin di Kudus tercatat ada sekitar 140 ribu dosis.

Kepala Dinas Kesehatan, Badai Ismoyo mengatakan, jumlah vaksin sebanyak itu sebagian besar yakni 87 ribu dosis jenis Sinovac.

Sisanya yakni Pfizer dan AstraZeneca.


"Vaksin masih aman dan akan segera kami suntikkan," kata Badai.


Pihaknya, kata Badai, akan menyisihkan sekitar 22 ribu dosis vaksin Sinovav untuk lansia.

Sebab, vaksin jenis tersebut dinilai paling ramah terhadap lansia.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved