Breaking News:

Berita Jateng

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Sebut Kondisi Guyub Makin Kuat

Pandemi Covid-19 membawa dampak terhadap ketahanan masyarakat dalam beberapa aspek kehidupan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menjadi keynote speech dalam Diskusi Pleno 3 Festival HAM 2021 dengan tema Resiliensi Masyarakat Indonesia Menghadapi Pandemi Covid-19, Kamis (18/11/2021). 

"Itu menjadi kesadaran masyarakat bersama, maka pembatasan jadi hal biasa, tidak lagi menjadi persoalan HAM.

Ini keharusan yang harus dilajukan dalam rangka menghadapi pandemi," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, pandemi covid-19 akan selesai jika ada kedisiplinan dan komitmen.

Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri meski sudah merumuskan kebkjakan.

Testing, tracing, treatment (3T) dan vaksinasi menjadi tugas pemerintah.

Adapun tanggungjawab pemerintah adalah melaksanakan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menghindari kerumunan.

Kunci penanganan pandemi, perlu ada leadership kuat yang harus dimiliki pimpinan daerah, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, dan resiliensi.

Dia mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan inovasi dan mencari cara baru agar persoalan Covid-19 bisa segera selesai.

Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramuda Wardani menambahkan, kebijakan mengerem aktivitas masyarakat berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemuskinan pun semakin meningkat.

Pada Maret 2021, kemiskinan di Indonesia 10,14 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved