Breaking News:

Berita Jateng

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Sebut Kondisi Guyub Makin Kuat

Pandemi Covid-19 membawa dampak terhadap ketahanan masyarakat dalam beberapa aspek kehidupan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menjadi keynote speech dalam Diskusi Pleno 3 Festival HAM 2021 dengan tema Resiliensi Masyarakat Indonesia Menghadapi Pandemi Covid-19, Kamis (18/11/2021). 

Pengangguran terbuka paling banyak pada usia 20 - 24 tahun yang meningkat 3,36 persen dibanding 2020 lalu.

Efek samping pandemi Covid-19 adalah peningjatan jumlah orang yang mengalami permasalagan mental seperti kecemasan dan stress.

Maka, resiliensi masyarakat merupakan kunci utama bangkit dari pandemi.

"Resiliensi merupakan kemampuan untuk beradaptasi dan bangkit kembali setelah mengalami tekanan, tragedi, dan trauma.

Resiliensi masyarakat kunci bangkit dari pandemi dengan menekankan kegotongroyongan," terang Jaleswari saat menjadi narasumber dalam Diskusi Pleno 3 Festival HAM 2021.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, peran pemerintah dalam penyelenggaraan good government diharapkan dapat membuat resiliensi individu dan keluarga baik.

Jika stabil, masyarakat bisa berperan aktif membantu keluarga dan kelompol remtan lainnya.

"Pemerintah telah melakukan upaya mendukung resiliensi, yakni upaya kesehatan dan sosial.

Kesehatan antara lain menyosialisasikan 3M, peningkatan 3T, dan vaksinasi.

Upaya sosial antara lain bansos, BSU, dan bantuan UMKM," sebutnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved