Breaking News:

Berita Jateng

Bupati Andi Minta Warga Waspadai Wilayah Utara dan Selatan Jepara

Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada awal tahun 2022, pada Januari hingga Februari.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/YUNAN SETIAWAN
Bupati Jepara Dian Kristiandi saat memberikan keterangan kepada awak media seusai Apel Siaga Bencana di Alun-alun Jepara, Kamis (18/11/2021).(TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN). 

TRIBUNPANTURA.COM, JEPARA - Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada awal tahun 2022, pada Januari hingga Februari.


Daerah yang rawan bencana banjir dan longsor harus menyiapkan mitigasi bencana untuk meminimalisir risiko.


Bupati Jepara Dian Kristiandi¬† mengatakan pihaknya memberi perhatian khusus untuk wilayah utara dan selatan Jepara.

Karena wilayah tersebut menjadi titik rawan bencana alam.


Di wilayah utara, kata dia, seperti Donorojo, Kembang, dan Keling.

Semantara itu, di wilayah selatan titik rawan berada Nalumsari dan sekitarnya.


"Itu titik rawan yang perlu kami waspadai ekstra," kata Andi sesuai apel Siaga Bencana di Alun-Alun Jepara, Kamis (18/11/2021).


Menurutnya, semua unsur di Jepara sudah bersiap mengantipasi terjadi bencana.

Tenaga relawan dari organisasi masyarakat, BPBD, TNI-Polri, dan lain sudah menyiapkan personel dan bersiaga menghadapi curah hujan yang tinggi.


Selain itu, Andi juga memerintahkan kepada camat agar selalu siaga dalam kondisi seperti ini.

Dia meminta nomor kontak camat harus bisa dihubungi setiapnsaat.


"Handphone harus selalu nyala. Bila perlu 24 jam harus ada di wilayahnya," tegasnya.


Menurutnya, kesiapsiagaan yang eksktra  bisa meminimalisir risiko bencana.

Untuk itu dia meminta semua elemen masyarakat harus benar-benar waspada, terutama yang tinggal di daerah titik rawan bencana.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved