Breaking News:

Berita Slawi

Warga Dukuh Karangsari Jatinegara Kabupaten Tegal Berharap Akses Jalan Diperbaiki

Di era pembangunan seperti sekarang ini, ternyata masih ada pemukiman yang akses jalannya masih sangat sulit dijangkau kendaraan biasa dan

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DESTA LEILA KARTIKA
Kondisi akses jalan menuju Dukuh Karangsari, Desa Wotgalih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Jalan masih berbatu, berlumpur, dan akses hanya bisa dilewati jika menggunakan mobil off-road atau sepeda motor khusus, Kamis (18/11/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Di era pembangunan seperti sekarang ini, ternyata masih ada pemukiman yang akses jalannya masih sangat sulit dijangkau kendaraan biasa dan hanya bisa dilalui mobil khusus seperti untuk offroad. 


Imbasnya, warga cukup kesulitan beraktivitas, bahkan hanya untuk sekedar ke puskesmas, sarana kesehatan, berangkat sekolah, karena jalan utama yang sulit dijangkau. 


Selain itu, perekonomian warga juga ikut terdampak karena mayoritas berprofesi sebagai petani jagung, sehingga terkendala di pengiriman yang membutuhkan ongkos lebih. 


Itulah sedikit cerita, keluh kesah dari Suwarno, warga Dukuh Karangsari, Jatinegara, Kabupaten Tegal yang sangat berharap akses jalan menuju Desa atau area tempat tinggalnya bisa segera diperbaiki. 


Minimal dibukakan akses jalan menggunakan aspal atau beton, sehingga tidak kesulitan seperti sekarang ini terlebih sudah memasuki musim hujan. 


Akses jalan licin, berlumpur, dan berbatu, sehingga berbahaya untuk dilalui padahal tidak ada jalan lain, alias merupakan jalur utama bagi warga Dukuh Karangsari. 


"Kalau musim terang kami bisa menggunakan sepeda motor obrok, tapi kalau musim hujan warga biasanya lebih memilih jalan kaki, karena tidak ada jalan lain, harus melalui hutan jati.

Sementara jarak dari Dukuh Karangsari sampai Kecamatan Jatinegara sekitar 10-15 kilometer, angkutan umum baru ada berjarak 5 kilometer dari sini," ungkap Suwarno, pada Tribunjateng.com, Kamis (18/11/2021). 


Dikatakan, jumlah kartu keluarga (KK) warga Dukuh Karangsari, Desa Wotgalih, RT 02/RW 01 sekitar 130 KK, sedangkan jika per kepala kurang lebih 500 orang.


Adapun mayoritas warga berprofesi sebagai petani jagung, biasanya dalam setahun dua kali masa tanam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved