Berita Jateng

Toyota Veloz dan All New Avanza Baru 2021 Dibekali Fitur Mobil Seharga Miliaran

Toyota All New Veloz dan All New Avanza baru telah dikenalkan dan dilaunching secara world premiere pada 10 November 2021 lalu oleh PT

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Toyota All New Veloz dan All New Avanza di pelataran Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Rabu (24/11/2021). 

Meskipun pengemudi membutuhkan sedikit adaptasi, namun fitur yang Lane Departure Alert  ini diklaim menambah keamanan berlalu lintas.

Kemudian, Blind spot monitoring membantu pengemudi ketika ada kendaraan lain di sebelah kanan atau kiri, Veloz akan memberikan notifikasi berupa suara saat mendeteksi obyek bergerak mendekat di samping mobil.

Fitur lain yaitu All Round View Camera, saat lampu sein menyala dalam kondisi tertentu, layar head unit memerlihatkan mobil secara 360 derajat dan juga kondisi sekitar mobil.

Satu di antara fitur utama dari TSS yakni Pre-Collision Warning dan Pre-Collision Braking yang mengandalkan sistem radar untuk membantu mengurangi risiko menabrak kendaraan di depannya melalui daya pengereman.

“Veloz juga memiliki sistem pengereman otomatis untuk menghindari kecelakaan yang umum terjadi termasuk yang istilahnya di Indonesia yaitu tabrak belakang,” imbuh Anton.

Dengan gebrakan baru dari Veloz dan All New Avanza ini, tentunya menjadikan mobil ini menjadi kelas MPV yang diklaim semakin cocok untuk pasar Indonesia, menyambung julukan “mobil sejuta umat”.

Menurut harga OTR dan masih berlangsungnya diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) oleh pemerintah, maka harga untuk Avanza terendah mulai Rp 200 juta-an dan Veloz tertinggi sekitar Rp 295 juta-an.

Dari segu dapur pacu, tidak terlalu terasa perbedaannya dibanding generasi sebelumnya.

Saat melaju di jalan tol, hanya tarikan dan putaran atas terasa lebih ringan.

Beberapa hal yang dirasakan dari Veloz baru ini yaitu jika pengemudi belum terbiasa dengan seringnya muncul peringatan, alarm dari berbagai sensor, maka awalnya akan sedikit terganggu dan rasa menyetir menjadi lebih tegang.

Meskipun demikian, peringatan-peringatan itu bisa dinon-aktifkan jika pengemudi merasa telah piawai dan menyetir dengan tertib.

Bagi pengemudi yang sudah piawai menyetir, tentunya akan merasa sedikit terganggu, meskipun tujuan dari fitur itu adalah keamanan.

Namun bagi yang membutuhkan, akan terasa sangat berguna untuk menunjang keselamatan.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved