Berita Jateng
Bupati Hartopo Hartopo Ingin BLT Buruh Rokok di Kudus Segera Dicairkan
Pemerintah Kabupaten Kudus masih menunggu jawaban provinsi perihal pengajuan bantuan langsung tunai (BLT) untuk 25 ribu buruh rokok.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus masih menunggu jawaban provinsi perihal pengajuan bantuan langsung tunai (BLT) untuk 25 ribu buruh rokok.
Ketika memang provinsi tidak mengamininya, maka Pemerintah Kabupaten Kudus siap untuk menanggungnya.
"Sementara belum ada jawaban (dari provinsi)," kata Hartopo, Jumat (26/11/2021).
Untuk jumlah calon penerima BLT buruh rokok di Kudus ada sebanyak 63.067 buruh.
Masing-masing akan dapat Rp 600 ribu.
Dari jumlah calon penerima tersebut, 25 ribu di antaranya diajukan ke provinsi untuk alokasi anggarannya.
Sebab, dari pemerintah provinsi juga memiliki alokasi yang sama untuk BLT yang sumbernya dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT).
Namun jika memang secara keseluruhan harus ditanggung Kudus, kata Hartopo, maka pihaknya siap.
"Kami siap memgucurkan anggaran (untuk BLT) sebssar Rp 45,1 miliar," kata dia.
Hartopo berharap, pencairan bantuan tersebut kalau bisa segera dilakukan.
Dia akan menanyakan ke organisasi perangkat daerah yang membidanginya sampai sejauh mana proses pencairan BLT.
"Akan kami tanyakan prosesnya sampai mana.
Kalau bisa segera dijalankan," katanya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Perekonomian Setda Kudus, Dwi Agung Hartono mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyelesaikan administrasi terkait pencairan BLT.
Di antaranya yakni pembuatan virtual account oleh Bank Jateng yang saat ini tengah berlangsung.
Untuk petunjuk pelaksanaan atau juklak pencairan BLT juga sudah siap.
“Kami sudah berkirim surat ke Bank Jateng untuk pencairannya,” kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/ktivitas-buruh-rokok-di-Kawasan-Industri-Hasil-Temb.jpg)