Breaking News:

Berita Jateng

Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet Ingin Perjuangkan Kesejahteraan Guru

Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet (FBS) mengungkapkan bahwa dirinya sangat menghormati dan menghargai jasa para guru.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muh radlis
IST
Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet (FBS) bersama Bupati Demak, Eisti’anah, melakukan acara tumpengan bersama para anggota dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) di Ruang Paripurna DPRD Demak, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, DEMAK - Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet (FBS) mengungkapkan bahwa dirinya sangat menghormati dan menghargai jasa para guru.

Melalui momentum Hari Guru Nasional 2021 beberapa hari lalu, ia berharap dan akan berjuang agar para guru bisa semakin sejahtera.

Menurut FBS yang juga merupakan Ketua DPC PDIP-P Kabupaten Demak tersebut, guru-gurulah yang menjadikan murid-muridnya bisa menjadi tokoh penting demi kemajuan bangsa.

Ia kini masih menyayangkan kesejahteraan para guru yang menurutnya belum mendapatkan penghasilan yang sesuai dengan usaha.

“Ini adalah persoalan saya yang paling krusial, belum bisa berjuang untuk membantu para bapak dan ibu guru ini mendapatkan imbalan yang sesuai dengan kondisi saat ini,” tuturnya di di Ruang Paripurna DPRD Demak, Kamis (25/11/2021) lalu.

Sebagai informasi, di ruang tersebut saat itu dihadiri juga Bupati Demak, Eisti’anah dan para pimpinan dan anggota dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI).

FBS berpesan agar guru di Kabupaten Demak tak lelah dalam berbuat kebaikan.

“Bapak ibu guru tetap menjadi guru namun murid-muridnya bisa menjadi presiden, gubernur, bupati dan DPRD,” imbuhnya.

Ia sempat mengutip kata-kata bijak Bung Karno dari bahasa sansekerta.

Isinya yakni tentang mengerjakan tugas tanpa pamrih maka akan membuahkan hasil, jika tidak, setidaknya hasil tersebut akan dirasakan oleh anak cucunya.

“Seperti dikatakan oleh Bung Karno dalam bahasa Sansekerta, ‘Karmane vadni adikaraste ma paleshu kada chana’, yaitu kerjakan tugasmu seikhlas ikhlasnya tanpa menimbang apa yang kau dapatkan, karena kalau tidak kamu pasti anak cucumu yang akan mendapatkannya.

Sekali lagi penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para guru atas dedikasinya selama ini yang telah mendidik anak bangsa menjadi lebih baik demi mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkas FBS.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved