Breaking News:

Berita Pekalongan

Persip Pekalongan vs Persibat Batang: Tawuran seusai Pertandingan, Puluhan Suporter Ditangkap

Persip Pekalongan vs Persibat Batang: Tawuran seusai Pertandingan, Puluhan Suporter Ditangkap Polisi. Persip Pekalongan vs Persibat Batang 2-0

TribunPantura.com/Indra Dwi Purnomo
Personel Satreskrim Polres Pekalongan Kota mengamankan puluhan sepeda motor milik suporter yang terlibat tawuran, setelah pertandingan Persip Pekalongan vs Persibat Batang, Selasa (30/11/2021). 

TRIBUN-PANTURA.COM, PEKALONGAN - Puluhan suporter sepak bola di Pekalongan terlibat tawuran seusai laga Persip Pekalongan vs Persibat Batang, Selasa (30/11/2021) malam.


Dalam pertandingan terakhir Grup G Liga 3 Jawa Tengah di Stadion Hoegeng, Persip Pekalongan unggul atas lawannya Persibat dengan skor 2-0.


Berdasarkan data yang diterima Tribun-Pantura.com, puluhan suporter ini melakukan aksi tawuran sekitar pukul 16.30 WIB, di perbatasan antara Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang.

 

Personel Satreskrim Polres Pekalongan Kota mengamankan puluhan sepeda motor milik suporter yang terlibat tawuran, setelah pertandingan Persip Pekalongan vs Persibat Batang, Selasa (30/11/2021).
Personel Satreskrim Polres Pekalongan Kota mengamankan puluhan sepeda motor milik suporter yang terlibat tawuran, setelah pertandingan Persip Pekalongan vs Persibat Batang, Selasa (30/11/2021). (Tribun-Pantura.com/Indra Dwi Purnomo)

Akibat kejadian ini, sekitar 81 suporter diamankan oleh anggota Polres Pekalongan Kota.

Selain itu juga puluhan kendaraan dibawa ke kantor Satreskrim Polres Pekalongan Kota.


Saat ini, puluhan suporter asal Pekalongan berada di kantor Satreskrim Polres Pekalongan Kota untuk dimintai keterangan dan pemeriksaan.


Hingga sekarang Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi belum berkenan memberikan pernyataan terkait kejadian ini.


MA (16) warga Tirto mengatakan, ia tidak tahu kalau diajak teman-temannya untuk tawuran.


"Usai nonbar Persip Pekalongan lawan Persibat Batang, saya diajak teman-temannya untuk berkumpul di perbatasan."

"Setahu saya hanya konvoi ternyata diajak tawuran," katanya.

Ia menceritakan baru pertama kali dibawa ke kantor polisi.

"Saya kapok mas ikut-ikutan kayak gini."

"Orangtuanya juga sudah mengetahui dan sudah menunggu di depan kantor Satreskrim Polres Pekalongan Kota," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved